McLaren masih terus bergelut dengan krisis. Sang pebalap Fernando Alonso diprediksi tidak akan pernah bisa memenangi balapan F1 lagi. Itulah pendapat eks rekan setimnya, Jarno Trulli.
Pebalap Spanyol itu kembali bergabung dengan McLaren di awal musim ini tapi belum mampu meraih poin. Setelah absen di seri pembuka di Australia, Alonso retired di Malaysia, finis ke-12 di China dan ke-11 di Bahrain.
Terakhir kali Alonso finis di podium teratas pada 2013 di Catalunya, Spanyol ketika masih menggeber Ferrari. Trulli khawatir itu jadi kemenangan terakhir Alonso.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim-tim yang ada di barisan depan, mereka tidak tidur ataupun menunggu -- mereka akan terus melanjutkan pekerjaannya dan berkembang. Mungkin akan berbeda jika ada sebuah perubahan regulasi besar atau seperti yang dilakukan Ferrari. Mereka mengubah situasinya dengan cara yang hebat, saya tidak pernah membayangkan hal itu."
"Segalanya memang bisa terjadi, tapi saya khawatir. Situasi Fernando tidak ideal untuk memenangi balapan. Saya harap saya salah. McLaren adalah tim bagus tapi mereka bertarung dengan Ferrari dan Mercedes yang merupakan tim pabrikan dan itu membuat perbedaan yang besar," cetus Trulli kepada BBC.
(rin/mfi)











































