Renault Siap Perbaiki Sejarah

Bedah Tim GP F1 2005 (2)

Renault Siap Perbaiki Sejarah

- Sport
Selasa, 01 Mar 2005 13:02 WIB
Jakarta - Dilihat dari hasil serangkaian ujicoba awal, Renault barangkali merupakan tim yang paling siap menyongsong musim F1 2005. Catatan sejarah mereka juga siap diperbarui.Mobil kencang, sasis kuat dan kolaborasi pembalap muda-tua yang tergolong hebat adalah tiga kunci yang bisa mengantarkan tim pabrikan Prancis ini ke jenjang atas. Renault sepertinya sudah menemukan setting-an yang pas untuk mengarungi balapan demi balapan musim ini.Buktinya, pada setiap sesi latihan yang digelar sejak pertengahan Januari lalu di Jerez, Spanyol, pembalap Renault selalu nongol di jajaran atas pengoleksi waktu tercepat.Sasi R25 dan mesin RS25 memiliki performa yang bagus. Selain itu reliability mobil yang akan dikendarai Fernando Alonso dan Giancarlo Fisichella itu sudah terbukti tangguh. Setidaknya demikian diutarakan Alonso."Saya sangat senang dengan mobil ini. Mesinnya yang lebih kuat, aerodinamik dan bannnya merupakan suatu paket yang sempurna," ujar pembalap muda Spanyol itu.Direktur teknis Renault, Bob Bell juga setuju dengan kualitas R25 ini. "Dari tes pertama, mobil kami memang terlihat menjanjikan. Tidak banyak masalah muncul mengenai reliabilitasnya." Renault pun siap untuk memperbaiki catatan sejarah mereka selama mengikuti F1.Sejak melepas embel-embel nama Benetton pada musim 2002 , Renault menorehkan prestasi yang bagus. Tahun itu mereka langsung masuk ke jajaran lima besar klasemen konstruktor di peringkat empat dengan total 23 poin.Setahun kemudian, meskipun menghuni tempat yang sama, namun poin yang diperoleh naik hampir empat kali lipat. Renault mengumpulkan 88 poin di musim 2003, lalu di musim lalu meraih posisi tiga besar dengan 105 poin. Prestasi Renault tak lepas dari kualitas pembalap mereka. Musim ini, setelah tidak diperkuat lagi oleh Jarno Trulli, Renault merekrut pembalap sarat pengalaman Giancarlo Fisichela. Duet Alonso dan Fisichela diharapkan mampu mewujudkan ambisi timnya untuk mengakhiri dominasi Ferrari. Alasan manajemen Renault cukup beralasan mentandemkan Alonso dan Fisichela.Alonso, pembalap berusia 23 tahun ini memiliki prestasi yang cukup gemilang selama memperkuat Renault. Meskipun tidak pernah meraih podium teratas di musim 2004 kemarin, namun konsistensinya mampu menempatkan dirinya di peringkat empat dengan 59 poin. Selain itu, saat berduet dengan Trulli musim lalu, mereka mampu mengangkat Renault ke peringkat empat dengan poin 105.Lain Alonso, lain pula Fisichela. Pembalap asal Italia ini sudah 10 tahun bergelut di dunia balap F1 ini. Meskipun prestasinya tidak terlalu mengkilap, namun mantan pembalap incaran Ferrari ini memiliki segudang pengalaman untuk dibagi dengan yuniornya. Dari 141 GP yang diikutinya, Fisichela memang baru bisa mengumpulkan 116 poin, tapi hal tersebut lebih dikarenakan ia tidak memilikimobil-mobil yang mumpuni. Nasib Fisichella bolehlah mirip dengan Jarno Trulli atau Nick Heidfeld: talenta tinggi tapi tak punya tim juara. Dengan diperkuat kedua pembalap berpengalaman itu, dan grafik prestasi yang naik tiap musimnya, Renault boleh jadi tim yang paling berpeluang mengancam dominasi Ferrari. Dan pembuktian itu sudah harus langsung ditunjukkan di Melbourne, Australia, pekan ini. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads