Jelang GP F1 2005
Kuda Hitam F1 2005
Rabu, 02 Mar 2005 13:22 WIB
Jakarta - Jenson Button menjadi satu-satunya pembalap non-Ferrari yang bisa menyaingi dominasi Michael Schumacher tahun lalu. Tahun ini dia akan didampingi oleh Mark Webber dan Fernando Alonso sebagai kuda hitam yang kembali akan merepotkan laju Schumi. Sudah melihat bursa taruhan musim 2005? Menurut bandar taruhan William Hill, gelar juara musim balap tahun ini (kembali) akan jatuh ke tangan Schumi. Yang lain diprediksi masih akan kebagian menjadi peramai persaingan runner-up atau menjadi kuda hitam saja. Berbicara kuda hitam, siapa saja kuda hitam musim balap 2005? Jika menilik bursa taruhan, maka ada tiga nama pembalap muda yang tahun ini patut diperhitungkan. Mereka adalah Jenson Button, Mark Webber dan Fernando Alonso. Tahun lalu, meski Schumi mendominasi kejuaraan dengan menyabet juara di 15 dari 18 seri, muncul seorang pembalap yang membuat pencinta F1 terkagum-kagum. Dia adalah Jenson Button. Meski tak pernah berhasil mengalahkan Schumi, Button mampu meraih podium di 10 seri. Empat diantaranya adalah podium ke-2, sementara sisanya podium ke-3. Tak heran jika pencapaian pemuda asal Inggris ini membuat wajahnya kerap menghiasi media massa. Ketika Button diperebutkan oleh tim Williams dan BAR, kasusnya menjadi headline berita olahraga. Tahun ini, kesaktiannya diprediksi masih akan berlanjut. Apalagi, Button akan didukung oleh BAR-Honda yang sudah berbenah secara kualitas. Webber mungkin bukan orang baru di F1. Tiga tahun lamanya dia telah berkelana di jagad F1 bersama tim Minardi dan Jaguar. Tahun lalu, memang bukan periode terbaiknya. Posisinya 13 dengan koleksi 7 angka, lebih buruk empat peringkat dari tahun sebelumnya. Namun kenyataan itu tak membuat Williams urung meliriknya. Apalagi mereka segera membutuhkan pembalap untuk menggantikan Ralf Schumacher dan Juan Pablo Montoya yang pindah ke Toyota dan McLaren. Dengan dukungan Williams, pria 33 tahun ini berkesempatan untuk menunjukkan talentanya. Peluangnya untuk unjuk gigi juga lebih mudah, pasalnya GP pertama akan digelar di tanah kelahirannya, Australia. Alonso selalu menjadi hit di F1, sejak memulai debut tahun 2003. Dalam dua tahun perjalanan karirnya, pemuda Spanyol ini telah menorehkan sejarah tersendiri. Alonso adalah pemenang GP termuda dalam sejarah F1, ketika menjuarai GP Hungaria tahun 2003. Dia pula peraih pool position termuda dan peraih fastest lap termuda. Torehan prestasi tersebut menjadi highlight dari karir cemerlang pemuda 23 tahun ini. Dalam debutnya bersama Renault, Alonso berhasil meraih peringkat keenam klasemen akhir. Tahun lalu, Alonso masih menunjukkan taji. Meski mobil Renaultnya kerap bermasalah, dia masih bisa finish keempat, di bawah duo Ferrari dan Button. Tahun ini, Alonso diyakini akan semakin tangguh. Apalagi timnya Renault sejak awal menjadi tim yang paling siap menyongsong musim balap 2005. Indikasinya pun jelas, Alonso selalu nongol di jajaran terdepan dalam uji coba pra-musim. Selain ketiga nama tersebut, ada juga beberapa pembalap yang patut dicermati aksinya. Mereka adalah Nick Heidfeld (Williams), Takuma Sato (BAR-Honda) dan duo Toyota, Ralf Schumacher dan Jarno Trulli. Siapapun kuda hitam itu yang pasti semua memiliki satu tujuan. Seperti dikatakan Alonso, tujuan itu adalah mengalahkan sang juara bertahan. "Dari kacamata setiap pembalap, memenangkan titel ketika ada Schumi di atas trek adalah sepuluh kali lebih penting dibandingkan memenangkan sebuah titel saat Schumi telah pensiun." (mel/)











































