Kimi Raikkonen tak mau jemawa dengan hasil tes pramusim Grand Prix Formula 1. Pebalap Ferrari itu akan menjadikan seri pembuka di Sirkuit Albert Park untuk mengintai posisi mereka di antara para rival.
Ferrari menunjukkan ancaman bagi Mercedes dalam tes pramusim di Catalunya, Barcelona. Bersama Sebastian Vettel, Raikkonen bergantian mencatatkan waktu tercepat.
Sampai-sampai, bos F1 Bernie Ecclestone berharap Ferrari bisa kembali ke posisi seharusnya. Yakni, menjadi penantang gelar juara F1. Dalam beberapa musim balapan belakangan, F1 memang tak lagi menjadi milik Ferrari. Tapi sudah dikuasai Mercedes. Malah empat musim sebelumnya, pebalap Red Bull Sebastian Vettel yang melulu menjadi jawara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak tahu di mana posisi kami. Orang-orang tetap bertanya di mana posisi kami tapi tak ada yang berubah sejak tes itu. Tak seorang pun tahu di mana tepatnya," kata Raikkonen seperti dikutip Crash.
"Kami baru akan mengetahuinya pada akhir pekan ini. Kami berharap bisa cukup tangguh ketimbang beberapa tahun belakangan ini. Waktu yang akan menjawabnya," ucap dia.
Menurut statistik, dari 20 balapan di Australia 12 pemenangnya bakal menjadi kampiun. [Baca Juga: GP Australia dalam Angka.]
Lagipula F1 kali ini mengenalkan beberapa hal baru, bahkan sejak dari kualifikasi. Selain itu, ada pembatasan komunikasi radio.
"Ini satu hal yang belum kami ketahui dampaknya. Soal kualifikasi, belum ada ide seperti apa. Saya seperti para pebalap lain yang baru akan tahu perbedaannya nanti," tutur Raikkonen.
"Saya berharap tinggal sedikit mobil yang tersisa di akhir kualifikasi tapi pada menit-menit pertama masih banyak yang bertahan. Soal itu bakal lebih baik atau lebih buruk ketimbang format sebelumnya, lihat nanti," ucap Raikkonen yang menjadi pebalap tertua di grid F1 musim ini. (fem/din)











































