Asosiasi Pebalap Suarakan Tuntutan Reformasi F1

Asosiasi Pebalap Suarakan Tuntutan Reformasi F1

Meylan Fredy Ismawan - Sport
Kamis, 24 Mar 2016 06:50 WIB
Asosiasi Pebalap Suarakan Tuntutan Reformasi F1
Getty Images/Robert Cianflone
Melbourne - Asosiasi Pebalap Grand Prix (GPDA) menuliskan surat terbuka untuk mengungkapkan ketidaksenangan mereka dengan pembuatan kebijakan di Formula 1. GPDA menuntut adanya reformasi di tubuh otoritas F1.

Dalam surat terbuka yang diunggah melalui akun Twitter mereka, @GPDA_, GPDA yang diwakili oleh Sebastian Vettel, Jenson Button, dan Alex Wurz merasa perubahan regulasi yang diterapkan di F1 belakangan ini justru mengacaukan olahraga tersebut, bukan membawanya ke arah yang lebih baik.

Salah satu aturan baru F1 yang banyak dikritik adalah tentang format baru kualifikasi, yang dinilai membingungkan bagi pebalap dan tim. Format tersebut kabarnya akan dievaluasi sebelum seri kedua di Bahrain, 3 April mendatang, digelar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami merasa bahwa beberapa perubahan aturan belakangan ini -- baik di sisi sport maupun teknis, dan termasuk beberapa arah bisnis -- membuat kacau, tidak mengatasi masalah-masalah yang lebih besar yang sedang dihadapi olahraga ini dan dalam beberapa kasus bisa saja mengancam kesuksesan olahraga ini di masa depan," tulis GPDA.

"Kami tahu bahwa para pemimpin dalam olahraga ini -- baik itu para pemilik, perwakilan mereka, badan yang mengatur, tim-tim, atau pemangku kepentingan lain -- setiap individu bertindak dengan niat yang terbaik.

"Oleh karena itu, para pebalap telah sampai pada kesimpulan bahwa proses pengambilan keputusan di dalam olahraga ini sudah kuno dan menghalangi adanya kemajuan. Hal itu kadang-kadang membawa ke arah yang sebaliknya, sebuah kemacetan. Ini mencerminkan olahraga kami dengan cara yang negatif, membuatnya tidak cocok untuk generasi berikutnya dari fans dan berkompromi dengan pertumbuhan global lebih lanjut.

"Kami ingin meminta dan mendesak para pemilik dan semua pemangku kepentingan Formula 1 untuk mempertimbangkan perombakan kepemimpinan mereka. Arah dan keputusan F1 di masa depan, baik jangka pendek atau jangka panjang, berorientasi olahraga, teknis, atau bisnis, harus berdasar pada master plan yang jelas. Master plan itu harus mencerminkan prinsip-prinsip dan nilai-nilai inti dari Formula 1."

GPDA berharap surat terbuka ini tidak dianggap sebagai sebuah "serangan". Mereka juga siap memberikan bantuannya jika dibutuhkan. Demikian dikutip dari Crash.

(mfi/cas)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads