"Saya belum dibahas secara rinci soal bantuan tersebut, tetapi ini adalah rencana yang baik dari mereka," kata Piers, kepada detikSport, Kamis (24/3/2016).
Selasa (22/3/2016), Kemenpar melalui Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Luar Negeri, I Gede Pitana, mengaku sudah melakukan pertemuan dan membahas peluang memberikan dukungan kepada Rio Haryanto. Adapun jumlah angka yang kemungkinan dikeluarkan sebesar Rp 5-6 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pier punya tanggapan berbeda soal nilai uang yang akan diberikan Kemenpar. Disebutnya, setiap sponsor mempunyai paketan yang berbeda untuk mensponsori sesuatu, termasuk Rio.
"Setiap sponsor memiliki paket yang berbeda-beda," ujar Piers.
Lebih lanjut Piers mengatakan tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi kendala sulitnya Rio mendapat sponsor di F1. Padahal, biaya untuk mensponsori sangat murah. Terlebih jika dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan Petronas untuk promosi secara global sebesar 70 juta euro.
"Saya tidak terlalu yakin, setiap orang mau bekerjasama dengan dia (Rio) meski banyak pemberitaan di Indonesia bahkan seluruh dunia membicarakan dia. Mungkin hanya beberapa saja yang mau mensponsori dia di F1. Padahal jika dibandingkan dengan Petronas yang mengeluarkan biaya sebesar 70 juta euro untuk promosi ke seluruh dunia, bayaran Rio itu sudah sangat murah. Bahkan wakil presidennya mengatakan angka itu murah jikaΒ dibandingkan dengan promosi ke seluruh dunia," jelas Piers.
"Saya harap dalam waktu dekat kami bisa mengumumkan sponsor baru dalam waktu dekat," tukasnya. (mcy/din)











































