Rollercoaster Ekstrem Leicester City

Rollercoaster Ekstrem Leicester City

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 22 Apr 2026 12:40 WIB
LEICESTER, ENGLAND - APRIL 3: Patson Daka of Leicester City celebrates after scoring to make it 1-0 during the Sky Bet Championship match between Leicester City and Preston North End at King Power Stadium on April 3, 2026 in Leicester, United Kingdom
Foto: Leicester City FC via Getty Imag/Plumb Images
Jakarta -

Leicester City terdegradasi ke League One, kasta ketiga kompetisi di Inggris. The Foxes jalani rollercoaster yang ekstrem, sunguh ekstrem.

10 Tahun lalu, Leicester City adalah kampiun Premier League. Leicester membalikkan prediksi, menjadi kejutan, dan menuliskan kisah dongeng.

Meski beberapa pemain kuncinya pergi, Leicester masih bisa bersaing. Di tahun 2021, mereka menangi titel Piala FA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Leicester City kini resmi degradasi ke Divisi League One, kasta ketiga di Inggris. Itu setelah mereka main imbang 2-2 kontra Hull City pada Rabu (22/4) dini hari WIB.

ADVERTISEMENT

Leicester duduk di peringkat ke-23 dengan 42 poin dari 44 laga. Dengan sisa dua laga, mereka tak bisa tembus ke peringkat ke-21 (batas aman) yang sementara dihuni Blackburn dengan 49 poin.

"Saya tahu, para suporter serasa naik rollercoaster. Tapi saya tak menyangka, rollercoaster itu akan seekstrem ini," ujar manajer Leicester City, Gary Rowett kepada BBC.

"Kami semua kecewa. Setelah 10 tahun lalu menjadi juara, klub ini harus degradasi lagi," tambahnya.

Leicester City baru alami degradasi ke Divisi Champions pada musim 2024/25. Apes buat mereka, di tengah musim ini kena hukuman pemotongan enam poin karena melanggar aturan FFP di mana klub mengalami kerugian finansial yang signifikan, melebihi batas yang diperbolehkan dalam periode tiga tahun.

Leicester turut dihantam tragedi pada tahun 2018, ketika pemilik klub Vichai Srivaddhanaprabha tewas dalam kecelakaan helikopter. Anaknya yang jadi penerus, Aiyawatt Srivaddhanaprabha, tapi kesulitan membangun tim.

Maka musim depan, jalan The Foxes bakal lebih berat untuk kembali ke panggung Premier League. Akankah mereka kembali secepatnya?

(aff/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads