detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 26 Mar 2016 16:05 WIB

Format Baru Kualifikasi Dikritik, Ini Komentar Manajer Rio Haryanto

mcy - detikSport
Foto: Getty Images/Mark Thompson Foto: Getty Images/Mark Thompson
Jakarta - Di tengah kritik format baru kualifikasi masih akan diterapkan di GP Bahrain, awal April mendatang. Manajer Rio Haryanto, Piers Hunnisett, ikut berkomentar.

Seperti diketahui, kualifikasi F1 musim ini mengenal sistem eliminasi, yang mana diberlakukan dari Q1 hingga Q3. Dari Q1 hingga Q3, tujuh pebalap yang mencatat waktu paling lambat akan dieliminasi. Sistem ini menuai berbagai kritik dari tim sampai pebalap.

[Baca juga: Hujan Kritik untuk Sistem Kualifikasi Baru F1]

"Masalahnya buat setiap pebalap adalah sama. Hanya jangan dulu pikir soal sistem terbaik.  Mungkin buat yang sekali membalap bakal susah, beda halnya kalau pakai mesin Ferrari atau Mercedes (mungkin akan lebih mudah)," kata Piers lewat pesan singkat kepada detikSport, Sabtu (26/3/2016).

"Setiap pebalap harus belajar dengan cepat, bahkan juara dunia pun harus belajar di setiap perlombaan yang mereka ikuti," ujarnya.

"Hal utama bagi Rio adalah untuk berada di depan dari rekan setimnya, Pascal Wehrlein bila dengan peralatan yang sama. Kalau Rio pakai Mercedes, (kemungkinan) bisa naik podium. Perkara  F1 itu  tergantung dari mobil," tutupnya.

Akibat banyaknya kontra, format baru kualifikasi akan ditinjau kembali pasca gelaran di Bahrain. Sebuah voting diadakan yang diikuti dari komisi F1; berisikan seluruh tim, promotor balapan, dan sponsor selain juga FIA dan manajemen Ecclestone selaku pemegang hak komersil. Saat ini proses voting belum tuntas.

(mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com