Nico Rosberg kembali memenangi balapan di awal musim ini usai tampil sangat solid di Shanghai, China, Minggu (17/4/2016). Pebalap tim Mercedes itu menunjukkan dirinya adalah yang paling solid sejauh ini.
Pebalap berusia 30 tahun itu menjuarai GP China dengan catatan waktu satu jam 38 menit 53,891 detik. Ia unggul sampai 37 detik dari pebalap yang meraih posisi runner-up, Sebastian Vettel.
Hasil ini membuat Rosberg memimpin klasemen sementara dengan nilai maksimal dari tiga seri, karena ia juga memenangi balapan pembuka di Australia dan kedua di Bahrain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam hal kemenangan beruntun terbanyak, rekornya adalah 9 kali atas nama Vettel (2013). Setelah itu ada Alberto Ascari (1952) dan Michael Schumacher (2004), yang pernah membukukan 7 kemenangan berturut-turut. Schumacher juga melakukan 6 kemenangan beruntun di musim 2000-2001.
Berbicara singkat melalui radio komunikasi setelah menyentuh garis finis di Shanghai, Rosberg berseru: "ini adalah mobil dengan keseimbangan paling menakjubkan yang pernah aku dapati."
Rosberg kini sudah mengantongi total 17 kemenangan dari 188 balapan sepanjang kariernya di Formula 1.
(a2s/mfi)











































