Cuaca Rusak Konsentrasi Pembalap

Free Practice GP Malaysia

Cuaca Rusak Konsentrasi Pembalap

- Sport
Jumat, 18 Mar 2005 19:10 WIB
Jakarta - Michael Schumacher mencatatkan hasil buruk di dua sesi latihan Jumat, (18/3/2005), di Sirkuit Sepang, Malaysia. Jenson Button pun setali tiga uang. Ada apa gerangan? "Banyak dari kami tergelincir hari ini dan saya pikir ada dua faktor yang menyebabkannya.""Pertama adalah karena temperatur tinggi yang mempengaruhi gigitan ban, dan di beberapa sektor, angin bertiup sangat kencang sehingga menyulitkan kami mengontrol mobil tetap di atas trek," tutur Schumi, yang rekannya Rubens Barrichello sempat terperosok ke gravel, dikutip Planet-F1, Jumat (18/3/2005). Nyatanya, sesi latihan hari ini memang berlangsung di bawah terik matahari. Sesi pertama berlangsung dalam cuaca cerah cenderung terik dengan suhu udara 33-34 derajat celcius, dengan temperatur trek 40-45 derajat. Sedangkan sesi latihan kedua, temperatur ucara mencapai 37 derajat celcius dan temperatur trek yang mencapai 55 derajat! Tak heran banyak pembalap pecah konsentrasi. Mengingat ini "cuma" sesi latihan, di pikiran mereka mungkin terlintas pikiran untuk membalap seadanya dahulu. "Hari pertama membalap seperti terapi kejut karena temperatur di dalam kokpit mencapai 50 derajat celcius. Yang ada dalam kepala saya yang penting kami telah melakukan langkah bagus buat balapan akhir pekan," aku peringkat ketiga tahun lalu asal BAR Honda, Jenson Button.Meski mengaku cukup kesulitan dengan suhu tropis Malaysia, para pembalap top Ferrari dan BAR mengaku puas dengan hasil yang mereka torehkan hari ini. "Saya sangat puas dengan pekerjaan kami hari ini, kami berhasil memperoleh banyak data yang bisa dianalisa semalaman," ucap Schumi. "Saya senang melihat kami bisa menggeber banyak lap yang kami rencanakan hari ini tanpa menghadapi masalah. Saya hanya harus kembali ke pit saat berkibar bendera kuning, namun secara umum keseimbangan mobil sangat bagus dan kami mendapatkan beberapa data berharga dalam hal ban," tandas Takuma Sato. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads