Hamilton dan Vettel bertarung sengit di awal musim Formula 1 2017. Setelah seri pembuka di Australia jadi milik Vettel, giliran Hamilton memenangi GP China, Minggu (9/4/2017).
Hasil GP China membuat persaingan di papan atas makin ketat. Hamilton dan Vettel punya poin yang sama yakni 43 dan berada di puncak klasemen pebalap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejujurnya saya berpikir akan tetap seperti ini. Mungkin kami terlibat balapan yang sengit, dan tentu ada waktu ketika salah satu dari kami ada yang berpikir tidak adil atau terlalu agresif dan semacamnya," ujar Hamilton dikutip Motorsport.
"Tapi kami sudah dewasa, sudah banyak pengalaman pula. Respeknya terhadap satu sama lain saya rasakan adalah yang tertinggi di antara pebalap lainnya, khususnya dari seseorang sekaliber dirinya,"
"Itu sikap sportif yang luar biasa, ketika menang Anda menikmatinya dan tetap mengakui orang di sebelah Anda. Dan ketika kalah tidak ada bedanya. Kami sama-sama melakukannya dan luar biasa bisa merasakannya,"
"Normalnya dia ingin membunuh dan mengalahkan saya dan sebaliknya, tapi di luar balapan, rasa kagum pada prestasi dan caranya balapan tetap ada,"
"Seperti yang saya katakan, performanya sedang bagus, dia juga cepat di luar sana dan ketika saya bisa di depannya, itu adalah bentuk pujian dan begitu pula sebaliknya," tuntasnya.
(nds/raw)











































