DetikSport
Kamis 14 September 2017, 00:32 WIB

Helm Baru Sean Gelael di Free Practice I GP Singapura

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Helm Baru Sean Gelael di Free Practice I GP Singapura Foto: Mohammad Resha Pratama/detikSport
Singapura - Pekan ini Sean Gelael ikut sesi free practice Formula 1 untuk pertama kalinya. Sean bakal mengenakan helm baru untuk momen spesial ini.

Sean sebagai pebalap tes Scuderia Toro Rosso mendapat kesempatan berharga untuk merasakan bagaimana atmosfer free practice sebuah balapan F1. Singapura jadi kali pertama Sean turun di ajang F1 di mana dia akan tampil di Free practice 1 yang dihelat pada Jumat (15/9/2017) sore.

Itu jadi free practice pertama dari empat yang direncanakan untuk Sean. Sisanya adalah di Malaysia, Amerika Serikat (Austin), dan Meksiko.

Tentu saja momen ini begitu spesial untuk Sean mengingat dia akan merasakan membalap di atas lintasan F1 bersama para pebalap top seperti Sebastian Vettel, Lewis Hamilton, dan Kimi Raikkonen. Apalagi sebelum ini Sean cuma sebatas jadi pebalap tes untuk Toro Rosso di Bahrain, Hongaria, dan nanti Abu Dhabi, yang tentu tidak sama dengan free practice.

Maka dari itu demi merayakan hari spesialnya, Sean pun secara khusus mendesain helm yang bakal dipakainya di sesi free practice Singapura. Helm yang didominasi warna merah-putih itu didesain oleh JMD yang memang selama ini jadi partner Sean.

Ada angka 38 di bagian atas helm yang menunjukkan nomor yang bakal dipakai Sean selama ada di balik kemudi Toro Rosso. Serta tulisan 'Gelaelized' tetap ada di sisi kanan dan kiri helm sebagai ciri khas Sean.
Helm Baru Sean Gelael di Free Practice I GP SingapuraFoto: Mohammad Resha Pratama/detikSport

"Sebenarnya helmnya mirip dengan helm sebelumnya, ada desain helm dari JMD. Jadi saya dan mereka ingin helm ini lebih bercorak Indonesia. Ada kebanggaan sendiri melihat pebalap Indonesia turun di free practice ini," tutur Sean kepada detikSport dan sejumlah media di Hotel Ritz-Carlton Singapura, Rabu (13/9/2017)

"Soal teknologi helm tak ada yang berbeda dengan di Formula 2. Tapi di F1, minoritas wing lebih pendek, tergantung mobil atau tim F1 mananya. Tak ada hal spesifik berbeda," sambungnya.

Sean sendiri tak cuma menggunakan helm desain baru ini di Singapura, tapi juga di FP lainnya yakni Malaysia, Austin, dan Meksiko.



(mrp/mfi)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed