Jelang GP Kanada
Data dan Fakta GP Kanada
Jumat, 10 Jun 2005 14:35 WIB
Jakarta - Musim F1 2005 memasuki seri kedelapan dan sirkuit Gilles Villenueve di Kanada menjadi tuan rumahnya. Banyak data dan fakta menarik yang tercatat mengenai GP Kanada selama menggelar balapan jet darat ini sejak tahun 1950. Berikut beberapa catatan di antaranya:- Sirkuit ini dinamai Gilles Villenueve -- ayah Jacques Villeneuve -- untuk mengenang pembalap terbesar Kanada yang belum pernah memperoleh gelar juara dunia itu. Ia meninggal dunia di tahun 1982 setelah mengalami kecelakaan.- Trek ini sudah menjadi tuan rumah GP sebanyak 26 dari 37 kali penyelenggaraan GP Kanada. Sirkuit lainnya yaitu Mosport (1967, delapan kali) dan Mont-Tremblant (dua kali).- Pembalap dijadwalkan akan mengitari sirkuit Gilles Villenueve sepanjang 4,361 km sebanyak 70 kali. Itu artinya para joki jet darat ini akan menempuh total 305,270 km.- Rubens Barrichello menjadi pemegang rekor lap tercepat dengan catatan waktu satu menit 13,662 detik yang ia bukukan pada tahun lalu.- Dari 20 pembalap yang bakal beradu kecepatan hari Minggu (12/6) nanti, Michael Schumacher menjadi pengisi pole position terbanyak dengan enam kali. Pertama kalinya pembalap Ferrari ini menjadi pencatat waktu terbaik pada kualifikasi tahun 1994. Berturut-turut kemudian pada tahun 1995, 1997, 1999, 2000, dan 2001 juga mencetak prestasi yang sama.- Schumi juga menjadi pemenang terbanyak dengan mengkoleksi tujuh kali kemenangan dari 20 pembalap yang dijadwalkan ikut di GP ini. Tahun 1994 menjadi awal kesuksesannya dan kemudian melanjutkannya pada tahun 1997, 1998, 2000, 2002, 2003 dan 2004.- Saudara kandung Schumi, Ralf Schumacher, menjadi satu-satunya pembalap yang pernah merasakan gelar juara pada tahun 2001.- Yang ironis adalah ketika pembalap tuan rumah, Jaqcues Villenueve, gagal meraih podium tertinggi selama sembilan tahun berkarir di F1 (tahun 2004 Villenueve absen). Prestasi tertingginya hanya sebagai runner up pada tahun 1996 saat melakukan debut pertama kalinya bersama Williams-Renault.- Balapan kali ini merupakan catatan sejarah penting bagi Rubinho, pasalnya pembalap Brasil ini akan berlaga di GP F1 untuk kali ke-204, menyamai rekor Nelson Piquet. (ian/)











































