Williams Sempat Ingin Balapan
Selasa, 21 Jun 2005 19:00 WIB
Jakarta - Tim Williams mengaku sempat berkeinginan tetap membalap pada GP AS lalu meskipun poinnya tidak dihitung. Mereka juga tak mau disalahkan atas kasus memalukan itu."Kami sangat ingin turun ke trek balapan untuk memberi hiburan kepada fans Amerika, sekalipun tidak ada perhitungan poin," demikian ungkap Sir Frank Williams kepada BBC, Selasa (21/6/2005)."Balapan di Amerika Utara adalah fundamen dari kesehatan aspek komersil Formula 1. Mohon mengerti bahwa tim-tim mempertimbangkan kawasan ini sebagai pangsa pasar komersil yang potensial yang belum terlalu dimanfaatkan." Ia menambahkan, semua tim selalu memandang penting GP AS, terlebih karena 50 persen sponsor-sponsor mereka berasal dari negara Adidaya itu. Bahkan kalau perlu, balapan di AS tidak hanya digelar satu kali per musim."Jadi, kami semua siap melakukan kompromi karena diberitahu Michelin bahwa ban mereka berbahaya. Kami sudah berusaha keras untuk mencari sebuah kompromi, tapi (presiden FIA) Max Mosley-lah yang tidak bisa berkompromi," terangnya.Williams juga berkeras bahwa surat peringatan Mosley kepada tim-tim peserta boikot salah alamat. Alasannya, tim-tim hanya berpegang pada rekomendasi Michelin."Jika kami disalahkan, itu tidak akurat. Mereka menyalahkan tim-tim karena ingin melakukan hal demikian. Kenyataannya, bukanlah tim yang menyuplai ban," tandas Williams.Soal Ferrari yang menolak pembuatan chicane seperti diinginkan tujuh tim pemakai ban Michelin, dan tetap tampil pada balapan yang hanya diikuti enam pembalap itu, Williams memakluminya."Mereka sama sekali tidak bersalah dalam kasus ini. Toh mereka memang tak punya alasan untuk tidak tampil membalap," katanya. (a2s/)











































