Xavi Hernandez ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Belanda. Xavi merasa terhormat sebab punya ikatan spesial dengan sepakbola Belanda.
Timnas Belanda mengumumkan penunjukan Xavi pada Kamis (13/8/2026) dini hari WIB. Pelatih asal Spanyol itu diikat dengan kontrak empat tahun atau sampai Piala Dunia 2030.
Xavi menggantikan Ronald Koeman yang mundur usai gagal di Piala Dunia 2026. De Oranje dapat hasil mengecewakan setelah hanya sampai babak 32 besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semasa menjadi pemain, Xavi punya koneksi cukup dekat dengan sepakbola Belanda. Gelandang jebolan La Masia itu menjalani debutnya di tim utama Barcelona di bawah arahan Louis van Gaal.
Xavi juga memenangi sederet trofi di era kepelatihan Frank Rijkaard. Total lima trofi diraih Xavi bersama Rijkaard di Barcelona, termasuk LaLiga dan Liga Champions.
"Sebuah kehormatan menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda. Sebagai seseorang yang ditempa di akademi FC Barcelona, dengan pengaruh besar dari, di antaranya, Johan Cruyf dan Rinus Michels, saya merasakan ikatan spesial dengan sepakbola Belanda," ujar Xavi di situs resmi KNVB.
"Bisa dibilang, dalam artian tertentu, saya adalah anak sepakbola Belanda. Pelatih-pelatih hebat lainnya, khususnya Louis van Gaal, yang di bawah asuhannya saya menjalani debut, dan Frank Rijkaard, juga berperan penting dalam membentuk saya baik sebagai pemain dan pelatih."
"Belanda punya kultur sepakbola yang kaya dan visi jelas yang sangat menarik bagi saya: sepakbola menyerang, berdasarkan penguasaan bola, dengan kreativitas, gairah, dan keyakinan," lanjutnya.
Xavi menjadi pelatih asing pertama yang menangani timnas Belanda setelah Ernst Happel (Austria) yang memimpin tim di Piala Dunia 1978. Pelatih berusia 46 tahun itu akan menjalani debutnya bersama Belanda di laga melawan Jerman di Nations League pada 24 September.
"Tentu saja target utamanya selalu menang, tapi saya lebih memilih melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik itu dan bisa dinikmati publik. Potensinya ada, begitu juga fondasi yang kuat. Saya tidak sabar memulai tantangan ini bersama dengan para pemain, staf, dan semua orang di KNVB," kata Xavi.










































