detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 21 Mar 2018 03:45 WIB

Cara Hamilton untuk Menyakiti Rival-Rivalnya

Redzi Arya Pratama - detikSport
Lewis Hamilton akan berupaya mempertahankan gelarnya di 2018. (Foto: Juan Medina/Reuters) Lewis Hamilton akan berupaya mempertahankan gelarnya di 2018. (Foto: Juan Medina/Reuters)
Melbourne - Lewis Hamilton sudah pasti ingin mempertahankan gelar juara dunianya. Hamilton ingin meraihnya dengan kepuasan, saat rival-rivalnya dalam performa terbaik.

Pebalap Mercedes sudah empat kali meraih gelar juara dunia sepanjang kariernya. Ia juga menang dengan meyakinkan musim lalu, karena Sebastian Vettel gagal bersaing di paruh kedua.


Ferrari dan Red Bull dipastikan akan bekerja sangat keras untuk bisa mematahkan superioritas Mercedes di musim 2018.

Hamilton justru senang. Pebalap Inggris itu ingin agar para rivalnya bisa memberikan performa terbaik mereka. Hamilton akan lebih puas jika mengalahkan lawan yang sudah ada di titik tertinggi.

"Saya tak memainkan perang psikologi. Perang psikologi saya adalah berada dalam kondisi fit dan berada di sana untuk membunuh. Pebalap lain tahu apa yang bisa saya lakukan," ungkapnya kepada Autosport.

"Saya tidak merasa atlet terbaik ingin musuh-musuhnya tampil buruk. Mereka ingin semua tampil di level terbaik, sehingga ada alasan membuktikan kualitas yang lebih baik."

"Mengalahkan seseorang ketika mereka lemah tidak bisa menjadikan Anda yang terbaik. Itu menyebalkan. Sangat buruk ketika Anda menganggap diri terbaik karena mengalahkan orang yang sedang jatuh, itu sangat buruk."


"Saya ingin mengalahkan mereka saat sedang dalam performa terbaik, ketika mereka secara fisik sedang bagus, karena itu akan sangat menyakitkan bagi mereka. Saya mencintai hal tersebut," papar Hamilton.

F1 2018 akan dimulai akhir pekan ini, yang dibuka dengan seri Australia di Sirkuit Melbourne Park.


(rin/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed