Chelsea yang Berkepribadian Ganda

Chelsea yang Berkepribadian Ganda

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 02 Mar 2026 11:40 WIB
LONDON, ENGLAND - MARCH 01: Jurrien Timber of Arsenal scores their 2nd goal during the Premier League match between Arsenal and Chelsea at Emirates Stadium on March 01, 2026 in London, England. (Photo by Marc Atkins/Getty Images)
Foto: Getty Images/Marc Atkins
Jakarta -

Chelsea dinilai menunjukkan dua karakter saat menghadapi Arsenal. Dengan sedikit polesan, The Blues dipercaya bisa menantang di persaingan juara ke depannya.

Chelsea memberikan perlawanan ketat ketika bertandang ke markas Arsenal, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Meski pada akhirnya kalah 1-2, namun tim besutan Liam Rosenior itu mampu meredam The Gunners di permainan terbuka bahkan saat harus main 10 orang sjeak menit ke-70.

Arsenal baru mampu mencetak gol-gol lewat skema set-piece. William Saliba dan Jurrien Timber menjadi jalan keluar tuan rumah dari korner, yang menandai gol ke-16 mereka dari situasi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan bek Manchester United Gary Neville mengomentari cara main Chelsea, yang disebutnya menunjukkan dua karakter. Di babak pertama, Chelsea bermain terlalu pasif dan tak banyak melakukan tusukan berarti.

ADVERTISEMENT

"Di babak pertama, saya menonton mereka dan berpikir, ayolah, kalian tak membuat tusukan-tusukan ke depan yang penting. Di laga seperti ini, itu gak akan bikin kalian menang," kata komentator Sky Sports itu.

"Lalu saya menonton mereka di babak kedua dan menurut saya, terjadi sebaliknya. Anda melihat mereka melakukan half-turn. Anda melihat (Reece) James di sisi jauh bermain agresif."

"Anda lihat Hato melakukan banyak tusukan ke depan di sisi kiri. Dia jauh lebih agresif. Enzo Fernandez juga melakukan aksi bermakna saat maju, bersama Joao Pedro."

Neville merasa bukan kali ini saja Chelsea tampil demikian. Ia percaya, Chelsea sebenarnya bisa lebih konsisten di level permainan yang tinggi asalkan bisa merekrut tiga pemain top lagi.

"Sering sekali di laga Chelsea, Anda berbalik dari menganggap mereka jauh sekali levelnya dari lawan, mereka naif, dan mereka terlalu baik," sambungnya.

"Kalau mereka dapat kiper, bek tengah berpengalaman, dapat penyerang tengah berpengalaman, mereka bisa menantang. Mereka butuh kiper top dan bek tengah top yang berpengalaman."

"Dan mereka butuh penyerang tengah top untuk mendampingi Joao Pedro dan Delap, bukan untuk menggantikan atau menyingkirkan mereka."



(raw/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads