F1 Mulai Bersih dari Rokok

F1 Mulai Bersih dari Rokok

- Sport
Senin, 01 Agu 2005 11:38 WIB
F1 Mulai Bersih dari Rokok
Jakarta - Peraturan baru negara negara Uni Eropa (EU) tentang larangan iklan rokok mulai menunjukkan hasil. Di Formula 1, setidaknya sudah dua tim yang menyingkirkan logo rokok di mobilnya.Tim pertama yang mengambil langkah sangat tegas adalah McLaren Mercedes. Tim yang berbasis di Inggris ini menghentikan kejasamanya dengan perusahaan rokok West sejak di GP Hungaria, Minggu (31/7/2005). Sebagai penggantinya McLaren menggandeng perusahaan produsen wiski Johnnie Walker. Gambar "seorang pria yang sedang melangkah" disertai tulisan "Johnnie Walker" ditempatkan di saluran masuk udara (persis di belakang kepala pembalap), serta di seluruh pakaian kru McLaren.Satu lagi tim yang juga menghilangkan logo rokoknya di GP Hungaria adalah BAR Honda. Berbeda dengan McLaren, perubahan di BAR merupakan kebijakan dari BAT (British American Tobacco) yang merupakan produsen rokok Lucky Strike. BAT mengambil keputusan ini karena pemerintah Inggris jelas-jelas mengancam perusahaan yang berbasis di Inggris mengiklankan rokok. Hukumannya bisa sampai penjara selama dua tahun.Namun kebijakan EU tidak sepenuhnya berjalan dengan mulus. Pihak-pihak yang dirugikan oleh aturan ini banyak yang mengajukan gugatan. Salah satunya ialah pengelola sirkuit Hungaroring yang menilai larangan atas iklan rokok akan menyebabkan kerusakan ekonomi yang sangat besar.GP Hungaria secara resmi disponsori oleh Marlboro, yang juga bekerja sama dengan tim Ferrari. Berbeda dengan McLaren dan BAR, tim "Kuda Jingkrak" itu menegaskan pihaknya tidak akan menghentikan kerjasamanya dengan Marlboro. Jika memang tidak diizinkan, maka Ferrari akan mengakalinya dengan mendesain secara umum mobilnya dengan warna merah dan putih berbentuk segitiga seperti logo Marlboro. Mengenai hal ini, EU sendiri belum memiliki rumusan aturan yang lebih spesifik.Selain tiga tim di atas, beberapa tim lain juga menggaet produsen rokok sebagai sponsor seperti Jordan dan Renault. Kedua tim ini belum mengumumkan sikap resmi mereka atas masalah ini.Namun demikian rokok sepertinya tidak akan hilang dari F1 dalam waktu dekat. Sebab undang-undang anti rokok EU tidak bisa menjangkau pagelaran F1 di luar Eropa seperti Shanghai dan Bahrain. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads