BAR Lepas Tangan Soal Kontrak Button di Williams

BAR Lepas Tangan Soal Kontrak Button di Williams

- Sport
Selasa, 02 Agu 2005 10:57 WIB
Jakarta - BAR Honda tak akan mencampuri urusan antara Jenson Button dengan Williams. BAR yakin Button bisa mengatasi konflik perjanjian kontrak dengan Williams tersebut.Seperti diketahui gonjang ganjing masalah perjanjian antara Button dan Williams mulai menjadi sorotan. Button yang di musim lalu telah bersiap pindah ke Williams dan dikabarkan telah teken kontrak, terpaksa harus kembali ke BAR dikarenakan kontrak yang masih berlaku untuk musim 2005. Dengan catatan tak tertulis saat itu, kalau di musim 2006 nanti Button akan bergabung dengan Williams. Masalah di mulai ketika musim 2005 ini akan habis, ternyata BAR dengan segala usahanya masih berupaya agar Button tetap berada di timnya. Usaha itu cukup sukses karena pembalap Inggris ini memutuskan untuk bertahan. Tentulah hal itu membuat kubu Williams berang. Sir Frank Williams pun memberi peringatan kepada Button untuk menepati janjinya. Apalagi sudah ada kesepakatan kontrak di musim lalu yang telah ditandatangani Button, meski kontrak itu batal.Menanggapi konflik itu, bos BAR Nick Fry menyatakan tak akan mencampuri atau pun membantu Button. Menurutnya, murni masalah itu harus diselesaikan antara kedua belah pihak saja."Itu antara Jenson dan Williams. Semua urusan kontrak itu harus diselesaikan. Kami sendiri telah mengungkapkan kepada Jenson kalau kami gembira ia akan terus di sini. Namun kami tak bisa berbuat lebih banyak dari itu," ujar Fry seperti dilansir BBC, Selasa (2/8/2005).Berandai-andai jika harus kehilangan Button, diperkirakan pihak BAR akan segera mencari pembalap pengganti. Dikabarkan kandidat utama adalah pembalap Ferrari Rubens Barrichello.BAR diyakini akan mengikat Rubinho dengan 2 tahun kontrak. Jika hal itu benar, maka posisi Rubinho di antara dua pilihan. Kalau Button tetap bersama BAR, maka Rubinho dipastikan menjadi partnernya. Dan jika Button hijrah dari BAR, Rubinho pun menjadi pembalap utama. Meninggalkan Takuma Sato yang diisukan nasibnya tengah di ujung tanduk. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads