detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 05 Apr 2019 06:24 WIB

Bos Mercedes: Leclerc Punya Karakter Calon Juara Dunia

Redzi Arya Pratama - detikSport
Charles Leclerc diyakini berpotensi menjadi juara dunia di usia muda karena punya karakter yang bagus. (Foto: Charles Coates / Getty Images) Charles Leclerc diyakini berpotensi menjadi juara dunia di usia muda karena punya karakter yang bagus. (Foto: Charles Coates / Getty Images)
Sakhir - Pebalap Ferrari Charles Leclerc tampil apik pada dua race Formula 1 musim ini. Leclerc mendapat pujian dari Bos Mercedes, Toto Wolff.

Pebalap Monako itu memperlihatkan performa menjanjikan usai direkrut Ferrari di musim 2019. Setelah finis kelima di GP Australia, Leclerc tampil impresif di Bahrain kendati pada akhirnya finis di peringkat ketiga.

Pada balapan itu, Leclerc start terdepan dan mengukir waktu putaran tercepat. Sayangnya, pebalap berusia 21 tahun itu mengalami masalah mesin sehingga disalip duo Mercedes Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas untuk finis 1-2.


Saat ini Leclerc berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan 26 poin. Leclerc mengungguli rekan setim sekaligus seniornya, Sebastian Vettel yang menempati peringkat di bawahnya dengan 22 poin.

Wolff mengungkapkan Leclerc berpotensi menjadi juara dunia di usia muda. Menurut dia, Tak sekadar skill, Leclerc juga memiliki karakter-karakter yang mendukung.

"Di dalam diri Leclerc kita melihat seseorang yang disiapkan untuk menjadi juara di usia muda. [Dia adalah] pebalap tercepat dengan mesin tercepat. Ia mendapati sisi kejam dalam balapan (di Bahrain), dan itu menjadi keberuntungan kami," ujarnya dilansir Autosport.

"Kami selalu menganggapnya sebagai ancaman. Dia berada di mobil yang hebat, punya skill, serta karakter untuk menjadi sangat sukses. Ini menjadi tantangan yang kami nikmati. Saya yakin Valtteri dan Lewis juga menikmatinya," sambung Wolff.


Wolff menyoroti pembawaan Leclerc yang sama sekali tidak emosi ketika gagal juara karena masalah teknis. Hal itu dinilai sebagai sesuatu yang sangat penting bagi pebalap.

"Dia sangat impresif. Dia punya kepribadian yang baik, sosok muda yang rendah hati, dan sangat cepat. Kombinasi kecepatan, kepribadian, dan mampu menahan temperamental itu menjadi perpaduan tersendiri," katanya.

"Saya tahu banyak pebalap yang ada sisi keras di dalam dirinya, yang bisa bereaksi kontroversial jika finis ketiga. Mereka akan marah dan memperlihatkannya. Tapi, kita sama sekali tak melihat itu pada Leclerc," puji dia. (rin/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com