GP Cina
Alonso Juara, Renault Kawinkan Gelar
Minggu, 16 Okt 2005 15:28 WIB
Jakarta - Fernando Alonso sukses menjuarai seri terakhir GP Cina, Minggu (16/10/2005). Mempecundangi Kimi Raikkonen dan Ralf Schumacher, ia membuat Renault berhasil menyandingkan dua titel juara dunia musim ini.Sebuah mimpi yang terwujud di kubu Renault atas kemenangan Alonso itu. Dua gelar juara dunia pun di tangan setelah di seri sebelumnya (Brasil) Alonso sudah mengunci titel juara dunia pembalap.Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari penampilan Kimi Raikkonen yang kurang menggigit seperti biasanya. Performa mobilnya pun juga terlihat keteteran, tidak seperti GP Jepang akhir pekan lalu di mana ia tampil luar biasa. Pembalap andalan McLaren ini pun harus puas berada di posisi runner up.Ralf Schumacher menjadi pembalap ketiga yang memasuki garis finis disusul Giancarlo Fisichella yang tampil impresif hari ini. Keberhasilan Renault juga tidak terlepas dari campur tangan Fisichella yang berhasil menahan laju dua pembalap McLaren sehingga membuat rekannya, Alonso, bisa mendominasi jalannya perlombaan.Hasil ini membuat Alonso mengantongi poin 133 dan kokoh di puncak klasemen pembalap. Sementara Kimi harus puas berada di tempat kedua dengan 112 angka, berselisih 21 angka dari Alonso. Renault menutup klasemen musim ini dengan menyandang titel juara dunia konstruktor setelah dua pembalapnya berhasil menyumbang poin penting. Renault mengkoleksi 191 angka, sembilan poin lebih dari McLaren Mercedes, yang hanya mengumpulkan 182 angka. Ferrari tetap mengisi tempat ketiga meskipun kedua pembalapnya gagal menyumbangkan nilai. Tim 'Kuda Jingkrak' itu tetap mengumpulkan poin 100.Jalannya PerlombaanTeam order langsung dilakukan kubu Renault. Alonso yang berada di baris terdepan langsung menggeber kendaraannya, sementara Fisichella bertugas menahan dan menutup pergerakan duo McLaren, Kimi Raikkonen dan Juan Pablo Montoya.Hasilnya, cukup sukses. Alonso langsung meninggalkan para pesaingnya hampir empat detik ketika memasuki lap ketiga. Sementara Kimi dan Montoya masih tertahan di belakang Fisichella.Memasuki lap kelima Takuma Sato harus memasuki pitlane untuk menjalani drive through penalti. Pasalnya saat memulai balapan, pembalap Jepang ini mencuri start. Akhir musim GP yang buruk bagi Sato setelah minggu lalu juga membuat catatan buruk pada buku rapornya.Kembali ke barisan depan, Alonso masih menguasai balapan hingga lap ke-14. Bahkan bisa dibilang juara dunia 2005 itu mendominasi perlombaan setelah meninggalkan lawan-lawannya hingga hampir 16 detik.Perebutan tempat kedua menjadi pemandangan menarik untuk sementara. Fisichella masih berada di depan Kimi dan Montoya yang berusaha keras menyusul. Sayangnya usaha duo McLaren tersebut memperkecil selisih waktu dengan Fisichella belum terealisasi hingga lap ke-17.Montoya menjadi pembalap McLaren pertama yang memasuki pitstop. Langkah pembalap Kolombia ini diikuti oleh Jenson Button. Namun pasca pitstop ambisi keduanya untuk langsung menggeber kendaraan tertahan karena Safety Car masuk ke lintasan.Alasan SC masuk karena melihat kondisi trek yang terlihat banyak serpihan. Montoya menjadi korban dari serpihan tersebut setelah ban depan bagian kanan melindas serpihan tersebut. Praktis kondisi ini sangat tidak menguntungkan pihak Renault yang telah unggul hampir 20 detik lewat Alonso.33 lap tersisa, dengan SC masih berada di lintasan, insiden mengejutkan terjadi di lintasan. Juara dunia tujuh kali Michael Schumacher tiba-tiba melaju ke luar trek setelah sebelumnya melintir. Pembalap Jerman ini pun harus pensiun dini sekaligus mengakhiri musim ini dengan catatan buruk sepanjang karirnya.Lap ke-24 menjadi momen bagi para pembalap untuk mulai menggeber kendaraannya lagi. Sayangnya Montoya tidak bisa mengikuti langkah rekannya, Kimi, karena suspensi mobilnya mengalami masalah dan terpaksa pensiun dini. Praktis peluang McLaren memiliki titel juara dunia konstruktor tertutup, jika Alonso tetap bisa mempertahankan posisi nomor satu hingga balapan usai.Alonso langsung menggeber lagi kendaraannya dan meninggalkan hampir empat detik para pembalap di belakangnya. Sayangnya usaha pembalap Spanyol itu untuk menambah selisih waktu dengan para pesaingnya kembali tertahan.SC kembali masuk ke lintasan di lap ke-30 setelah Narain Karthikeyan mengalami kecelakaan hebat pada mobilnya. Serpihan pun bertebaran memenuhi trek. Untungnya nasib pembalap India ini lebih baik dibandingkan mobil Jordannya.Masuknya SC ke lintasan dimanfaatkan sejumlah pembalap untuk mengisi bahan bakarnya sekali lagi. Sepertinya pitstop ini merupakan yang terakhir bagi pembalap hingga akhir balapan.Namun masuk ke pitstop untuk mengisi bahan bakar tidak dilakukan oleh tiga pembalap, Ralf Schumacher, Felippe Massa dan Christian Klien. Alhasil ketika SC kembali ke kandang, ketiga pembalap tersebut berada di posisi 2-3-4 untuk sementara waktu.Persaingan seru terlihat antara Rubens Barrichello dan Mark Webber untuk memperebutkan tempat ketujuh. Pembalap Williams ini terus menguntit tipis Rubinho dengan Button mengancam di belakang kedua pembalap di depannya.Akhirnya upaya Rubinho mempertahankan posisi gagal terlaksana. Ketika memasuki lap ke-44 pembalap Brasil ini sedikit selip yang membuatnya harus melebar. Webber memanfaatkan dengan baik kesempatan itu diikuti Button yang berada di belakangnya.Sayangnya David Coulthard gagal mengikuti langkah dua pembalap muda di depannya dan harus tetap berada di belakang Barrichello. Namun posisi tersebut tidak lama disandangnya setelah Barrichello kembali gagal menjaga posisinya di lap ke-45.Di barisan depan Alonso masih menguasai keadaan dengan unggul 12 detik dari Kimi yang baru saja mencatat fastest lap 1:33,313 di lap ke-50. Fisichella masih berada di posisi ketiga, sayangnya ia terancam kehilangan posisi setelah menerima drive through penalti karena menghalangi pembalap di belakangnya sebelum pitstop.Fisichella memutuskan untuk menjalani penaltinya pada lap ke-52. Alhasil posisinya pun melorot ke peringkat empat setelah Ralf berhasil mengambil alih posisinya. Persaingan keduanya pun muncul seiring Ralf hanya terpaut kurang dari dua detik di depannya.Kimi kembali memperbarui catatan rekor fastest lap 1:33,224, dua lap menjelang akhir. Namun kondisi tersebut belum cukup membantu untuk memperkecil selisih waktu dengan Alonso. Alhasil hingga checquered flag dikibaskan, Alonso tetap menjadi yang terdepan sekaligus mengawinkan gelar juara konstruktor dengan juara dunia pembalap.Hasil Lomba GP Cina:1. Fernando Alonso 1:39:53.62. Kimi Raikkonen +4.03. Ralf Schumacher +25.34. Giancarlo Fisichella +26.15. Christian Klien +31.86. Felippe Massa +36.47. Mark Webber +36.88. jenson Button +41.2Klasemen Pembalap:1. Fernando Alonso 133 (Juara dunia pembalap)2. Kimi Raikkonen 1123. Michael Schumacher 624. Juan Pablo Montoya 605. Giancarlo Fisichella 586. Ralf Schumacher 457. Jarno Trulli 438. Rubens Barrichello 389. Jenson Button 3710. Mark Webber 36Klasemen Konstruktor:1. Renault 191 (Juara dunia konstruktor)2. McLaren Mercedes 1823. Ferrari 1004. Toyota 885. Williams BMW 666. BAR honda 387. Red Bull Cosworth 348. Sauber Petronas 209. Jordan Toyota 1210. Minardi Cosworth 7Keterangan Foto: Fernando Alonso rayakan kemenangan dengan Flavio Briatore (Peter Parks/AFP) (ian/)











































