detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 25 Nov 2020 09:45 WIB

Menanti Gelar 'Sir' untuk Lewis Hamilton

Bayu Baskoro - detikSport
ISTANBUL, TURKEY - NOVEMBER 15: Race winner Lewis Hamilton of Great Britain and Mercedes GP celebrates winning a 7th F1 World Drivers Championship on the podium during the F1 Grand Prix of Turkey at Intercity Istanbul Park on November 15, 2020 in Istanbul, Turkey. (Photo by Clive Mason/Getty Images) Lewis Hamilton dinilai layak menyandang gelar bangsawan tertinggi 'Sir'. (Foto: Getty Images/Clive Mason)
London -

Lewis Hamilton sukses meraih titel juara Formula 1 2020. Pebalap Mercedes itu dinilai sudah pantas mendapat gelar bangsawan tertinggi dari Kerajaan Inggris.

Hamilton mengunci gelar juara usai memenangkan balapan Grand Prix Turki di Istanbul Park Circuit, Minggu (15/11/2020). Start dari grid keenam, pebalap Inggris itu mampu finis di podium pertama.

Hasil tersebut membuat Hamilton kini telah mengoleksi 307 poin dari 14 race yang telah dijalani, unggul 110 angka atas Valteri Bottas di urutan kedua. Dengan tiga race tersisa, pebalap 35 tahun itu sudah tak bisa lagi dikejar rekan setimnya tersebut.

Gelar juara dunia kali ini menjadi yang ketujuh buat Lewis Hamilton sepanjang kariernya di lintasan balap F1. Sebelumnya, dia sukses menyabet titel kampiun pada 2008, 2014, 2015, 2017, 2018, dan 2019.

Hamilton bahkan berhasil menyamai rekor Michael Schumacer sebagai pebalap yang juara dunia tujuh kali. Sebelumnya, dia sudah melampaui rekor 91 kemenangan milik legenda Ferrari tersebut.

Pencapaian Hamilton tersebut pun disambut antusias publik Inggris. Tidak sedikit bahkan yang berharap pihak Kerajaan Inggris memberikan apresiasi yang layak buat eks pebalap McLaren itu.

Mantan juara dunia F1 asal Inggris, Damon Hill, bahkan menilai Hamilton sudah sangat pantas mendapat gelar kebangsawanan tertinggi dari Ratu Elizabeth II. Menurutnya, tak ada alasan lagi untuk tidak mencantumkan gelar 'Sir' di depan nama Hamilton.

"Gelar Ksatria akan dilihat tidak hanya sebagai pengakuan karena kemampuan balapannya, tapi juga sebagai driver kulit hitam yang membuka pintu lain bagi siapa pun yang bukan kulit putih," kata Hill, dilansir dari Crash.

"Dia telah menghancurkan prasangka bahwa hal itu tidak bisa dilakukan, bahwa ada area di mana anda tak bisa mencapai sesuatu karena warna kulit anda. Dia sudah merobohkan gagasan itu sepenuhnya," ujarnya.

Lewis Hamilton sendiri sebelumnya sudah mendapat gelar kebangsawanan Member of the British Empire (MBE) dari Kerajaan Inggris. Gelar tersebut didapatkannya pada 2008, atau tepat setelah dia pertama kali meraih juara F1.



Simak Video "Mobil Sport Mercedes - AMG CLA 45 S Resmi Meluncur di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com