Kimi Keluhkan Mesin Mercedes

Kimi Keluhkan Mesin Mercedes

- Sport
Sabtu, 28 Jan 2006 01:36 WIB
Kimi Keluhkan Mesin Mercedes
Jakarta - Tim Mclaren sebaiknya segera berbenah. Saat tim lain menyatakan kemajuannya dengan mesin V8, Kimi Raikkonen justru mengeluhkan kondisi mesin Mercedes yang menempel di mobilnya.Masalah utama yang dikeluhkan Kimi soal mobil barunya adalah masalah klasik yang selama ini menghantui tim McLaren. Ya, realibilitas alias ketahanan mesin kembali menjadi perhatian utama The Iceman."Mereka (mesin Mercedes) berada dalam kondisi yang tidak seharusnya, jelas butuh banyak kemajuan di sana. Banyak yang masih harus kami kerjakan dalam hal mesin. Itu adalah sisi terlemah kami saat ini," ungkap Kimi seperti diberitakan BBC, Sabtu (28/1/2006).Kegagalan McLaren meraih satu gelar pun musim lalu memang ditenggarai akibat mesin Mercedes yang kurang reliabel. Gara-gara kondisi tersebut tak jarang Kimi atau Juan Pablo Montoya harus start dari posisi paling buncit atau gagal menyentuh garis finis.Kimi pantas was-was menghadapi musim 2006 nanti. Jika insinyur Mercedes tak juga menemukan setting mesin yang tepat bukan tak mungkin gelar juara akan kembali gagal ia raih."Setelah serangkaian tes yang dilakukan kami masih belum berhasil membuat kemajuan. Saya memang khawatir, tapi tak terlalu banyak. Tentu saja saya berharap lebih dari kondisi mesin saat ini. Kami menunggu mendapat mesin yang lebih baik dan kita lihat saja bagaimana nanti," sahut pembalap berusia 26 tahun itu.Kimi bukannya tak sadar kalau mesin V8 adalah hal baru buat semua tekhnisi Mercedes juga bagi dirinya pribadi. Ia pun masih menyiratkan nada optimis kalau mesin mobilnya bisa jauh lebih baik dalam beberapa waktu kedepan."Ini adalah pertama kalinya saya berada di dalam mobil. Saya tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan mereka terus berusaha ke arah kemajuan. Saya yakin kemajuan itu akan datang," tutup Kimi.Foto: Mesin Mclaren masih menyisakan banyak masalah buat Kimi Raikkonen (f1racing). (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads