detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 28 Apr 2021 07:05 WIB

Yang Perlu Diketahui Soal Format Sprint Qualifying di F1 2021

Adhi Prasetya - detikSport
ABU DHABI, UNITED ARAB EMIRATES - DECEMBER 13: Max Verstappen of the Netherlands driving the (33) Aston Martin Red Bull Racing RB16 leads Lewis Hamilton of Great Britain driving the (44) Mercedes AMG Petronas F1 Team Mercedes W11 and Valtteri Bottas of Finland driving the (77) Mercedes AMG Petronas F1 Team Mercedes W11 into turn one at the start during the F1 Grand Prix of Abu Dhabi at Yas Marina Circuit on December 13, 2020 in Abu Dhabi, United Arab Emirates. (Photo by Hamad I Mohammed - Pool/Getty Images) F1 akan menerapkan sprint qualifying musim ini di tiga seri berbeda. Foto: Getty Images/Pool
Jakarta -

Sprint qualifying akan mulai diterapkan mulai tahun ini di Formula 1. Seperti apa formatnya?

Sprint qualifying merupakan metode kualifikasi balapan yang baru. Para pebalap akan bertarung adu cepat dalam balapan sejauh 100 km tanpa masuk ke pit untuk menentukan posisi grid saat lomba utama keesokan harinya.

Tak hanya itu, nantinya para pebalap yang finis tiga besar di sprint qualifying juga akan mendapat poin tambahan, yang akan berguna dalam persaingan gelar juara. Tiga poin untuk peringkat pertama, dua poin untuk peringkat kedua, dan satu poin untuk peringkat ketiga.

Keputusan ini telah disetujui oleh FIA, Formula 1, dan juga 10 tim peserta. Sebagai permulaan, untuk Formula 1 2021, sprint qualifying rencananya akan dipakai di tiga seri, yakni GP Inggris (18 Juli) dan GP Italia (12 September).

Satu seri lagi belum ditentukan, namun akan digelar di luar Eropa, dengan GP Brasil menjadi favorit. Dengan begitu, seri balapan lainnya masih akan memakai format kualifikasi lama, yakni dua latihan bebas di hari Jumat, satu latihan bebas dan kualifikasi di hari Sabtu, dan balapan utama di hari Minggu.

Jika format ini berjalan sukses di 2021, ada peluang jumlahnya ditambah tahun depan. Namun Managing Director F1 Ross Brawn mengatakan mungkin tak semua seri akan memakai format sprint qualifying ini, sebab ada trek-trek yang dirasa tak cocok, seperti misalnya GP Monako.

"Kami sangat antusias dengan kesempatan baru ini, yang akan menyajikan balapan akhir pekan yang lebih menarik untuk para penggemar di tahun 2021," kata Presiden F1 Stefano Domenicali dalam pernyataan resminya.

"Melihat para pebalap bertanding selama tiga hari akan menjadi pengalaman yang luar biasa dan saya yakin para pebalap akan menikmati pertarungan ini," sambungnya.

Format balapan F1 2021 yang memakai Sprint qualifying

Jumat

- Latihan bebas pertama selama 60 menit di pagi hari, setiap tim bebas memilih dua set ban yang dipakai
- Menjalani kualifikasi dengan format biasa di siang hari untuk menentukan grid di sprint qualifying, setiap tim hanya boleh memakai 5 set ban soft.

Sabtu

- Latihan bebas kedua selama 60 menit di pagi hari, setiap tim bebas memilih satu set ban yang dipakai
- Sprint qualifying sejauh 100 km di siang hari untuk menentukan grid di balapan utama, setiap tim bebas memilih dua set ban yang dipakai

Minggu

- Hari utama balapan seperti biasa, dengan dua set ban tersisa.

Simak juga video 'Sukses Antar Mir Juara, Davide Brivio Kini Coba-coba ke F1':

[Gambas:Video 20detik]



(adp/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com