Jelang GP Malaysia
Williams Bisa Saingi Renault, Ferrari
Selasa, 14 Mar 2006 10:53 WIB
Jakarta - Performa memikat yang ditampilkan dua pembalapnya pada seri perdana di Bahrain membuat Williams pe-de menjelang GP Malaysia. Direktur teknis Sam Michael bahkan yakin timnya bisa menyaingi Renault dan Ferrari. Williams memang mencatat hasil yang cukup baik di Sirkuit Sakhir. Tim ini menjadi satu dari dua tim -- bersama McLaren -- yang kedua pembalapnya mampu mempersembahkan poin.Mark Webber, yang finis keeenam, menyumbang 3 poin sementara Nico Rosberg, yang finis di belakangnya, menyumbang 2 poin. Prestasi tambahan pun dicatatkan oleh Rosberg. Pada debutnya di pentas Formula 1, anak eks juara Keke Rosberg itu juga mencetak fastest lap di putaran ke-42.Tak heran menjelang GP Malaysia, Minggu (19/3/2006), pe-de Williams meningkat tajam. Mereka pun yakin jika para pembalapnya bisa menghindari kecelakaan dan lebih agresif, mereka akan tampil lebih baik di Sirkuit Sepang. "Anda harus agresif seperti Renault dan Ferrari. Setelah itu anda harus menghindari hal-hal seperti merusak hidung atau bagian elektrikal. Jika anda bisa melihat bahwa mobil kami punya kecepatan bahkan kami adalah mobil tercepat di sana," ucap direktur teknik Sam Michael seperti dilansir crash, Selasa (14/3/2006). "Tetapi setelah tiga lap saya melihat perbedaan kami (dengan pembalap terdepan) adalah 12,5 detik. Setelah sekitar 10 lap perbedaan itu stabil dan saya tahu bahwa segalanya sudah berakhir buat kami. Kami tahu itu karena kami membalap seperti sebelumnya. Tapi kami akan mengubah segalanya di Malaysia," lanjutnya. Memang, mobil Williams yang dikendarai Rosberg sempat kehilangan waktu setelah bersenggolan dengan mobil Red Bull milik David Coulthard di lap pertama. Akibat insiden tersebut sayap depan mobil Rosberg rusak dan harus melakukan pit stop. Namun setelah itu dia bahkan finis lebih baik dari DC. Tak heran Williams memuji keahlian pembalapnya tersebut. Bahkan Michael yakin Rosberg bisa menyaingi Fernando Alonso dan Michael Schumacher, jika bukan di Malaysia, di seri-seri berikutnya. "Saya salut melihat ketenangannya setelah insiden di lap pertama. Dia bilang di radio kalau dia mau masuk (pit) untuk mengganti sayap depan. Dia sangat tenang meski kami sempat kehilangan 10 detik di pit karena front jack sempat tersangkut di bawah mobilnya. Secara umum dia kehilangan 45 detik tapi setelah itu dia menegakkan kepalanya dan membalap dengan sempurna," puji Michael. "Jika dia tidak kehilangan banyak waktu dia bisa finis ketiga (di Bahrain). Tetapi apakah dia bisa secepat Michael (Schumacher) atau Fernando (Alonso) saya tidak tahu. Tapi apakah dia bisa mengalahkan mereka adalah persoalan yang lain lagi," tandasnya. Foto: Williams yakin mobilnya akan menyaingi Renault dan Ferrari (formula) (mel/)











































