Jelang GP Australia
Kimi: Pergilah Nasib Buruk
Selasa, 28 Mar 2006 01:25 WIB
Melbourne - Dua seri pertama, nasib buruk sepertinya enggan menjauhi Kimi Raikkonen. Tidak heran di Australia yang paling diharapkan pembalap asal Finaldia itu adalah pekan tanpa nasib buruk. Pada seri pembuka yang berlangsung di Bahrain, tiga pekan silam, nasib buruk yang dialami Kimi terjadi di sesi kualifikasi. Gara-gara masalah pada suspensi belakang mobilnya, Kimi tidak menyelesaikan kualifikasi sesi pertama, yang mengakibatkan dirinya harus start paling buncit di Sakhir.Untung berkat ketepatan strategi pitstop McLaren serta kecepatan Kimi, pembalap 26 tahun ini menjadi tak terlalu sial karena masih mampu menempati podium ketiga di akhir balapan. Di Malaysia, dua pekan silam, lagi-lagi nasib buruk menghampiri Kimi. Ketika sesi kualifikasi dilaluinya dengan mulus justru pada sesi balapan dia mengalami malapetaka. Belum sempurna mengitari satu lap, Kimi sudah harus mengakhiri kiprahnya karena melintir saat mobilnya diseruduk mobil Red Bull Racing yang dikendarai Christian Klien.Rentetan nasib buruk yang dialami Kimi membuatnya tercecer di klasemen pembalap. Kimi sekarang tertinggal 12 poin di belakang pimpinan sementara Fernando Alonso, dan berada di peringkat enam.Menjelang GP Australia, (2/4/2006), Kimi pun berharap rentetan nasib buruknya berakhir. Pasalnya sekarang kondisi mobilnya dalam keadaan yang cukup baik, berdasarkan uji coba di Paul Ricard pekan lalu. "Setelah dua seri saya sungguh mengharapkan kalau kami mengalami pekan tanpa masalah di Australia. Mobil terasa sangat enak dikendarai dan saya pikir kami bisa mendapatkan hasil yang bagus dengan itu. Saya menargetkan untuk mendapatkan angka yang solid sebelum kompetisi ini menuju Eropa," tukas pembalap berjuluk 'The Iceman' ini seperti dilansir F1-Live, Selasa (28/3/2006). Meskipun Kimi tidak mengikuti tes di sirkuit Prancis tersebut, karena hanya diwakili oleh Pedro de la Rosa, McLaren mencatat hasil memuaskan saat mengetes penggunaan chasis baru MP4-21. Wakil presiden Mercedes Norbert Haug pun merasa senang dengan hasilnya. "Selama persiapan kami menuju Melbourne di Paul Richard pekan lalu, pembalap penguji kami Pedro de la Rosa selama tiga hari berturut-turut mampu melaju dengan chasis baru yang bernomor 4 dengan total jarak tempuh 1,837 kilometer. Jika di rata-rata jarak tempuh tersebut melebihi jarak tempuh kami per hari pada dua Grand Prix," kata Haug. Jika Haug yakin pada McLaren, dia punya harapan sendiri untuk Kimi. "Khusus Kimi saya harap dia akan mengalami balapan tanpa cacat baik sebelum dan seusai start. Itulah yang sayang sekali tidak dia alami pada dua balapan sebelum ini. Padahal dia sama sekali tidak membuat kesalahan," harapnya. Foto: Kimi mengharapkan pekan tanpa masalah di GP Australia (pitpass) (mel/)











































