'Alonso dan Schumi Saudara Kembar'
Jumat, 07 Apr 2006 17:05 WIB
Jakarta - Yang satu orang Spanyol. Sementara yang satu lagi orang Jerman. Tetapi menurut Flavio Briatore, Fernando Alonso dan Michael Schumacher sebetulnya saudara kembar. Pendapat unik tersebut memang tidak diungkapkan oleh team principal Renault ini untuk membandingkan fisik kedua pembalap. Namun lebih kepada nasib dan kemampuan membalap Alonso dan Schumi.Briatore, yang pernah bekerja bersama Schumi di Benetton, melihat kemiripan langkah Alonso dan Renault sekarang dengan Schumi dan timnya di awal 1990-an silam. Ketika itu Schumi, yang baru tiga tahun bergelut di Formula 1, mengejutkan publik ketika tampil sebagai juara di tahun 1994. Di musim balap yang diwarnai dengan insiden tragis yang merenggut nyawa pembalap legendaris Ayrton Senna itu Schumi dan Benetton memang tidak diunggulkan. Tapi pembalap yang kini berusia 37 tahun ini mampu menyabet enam dari tujuh seri pertama yang digelar tahun itu. Terlepas dari adanya tudingan kecurangan yang dituduhkan terhadap Benetton dan kontroversi tabrakan Schumi dengan Damon Hill (Williams) pada seri terakhir di Australia, Schumi meraih titel juara dunia pertamanya. Di tahun berikutnya (1995), Benetton kembali tidak diunggulkan untuk meraih titel juara pembalap apalagi konstruktor. Uniknya ketika itu Benetton memakai mesin Renault. Dan Schumi kembali mementahkan prediksi berbagai pihak. Di akhir musim Schumi mengungguli rivalnya, Hill, dengan keunggulan 30 poin, sekaligus mempersembahkan titel juara konstruktor yang pertama buat Benetton. Kembali ke pendapat Briatore, di mana kemiripan Schumi dengan langkah Alonso dan Renault tahun lalu? Pria flamboyan asal Italia ini memberikan jawabannya. "Prestasi kami tahun lalu sangat familiar (dengan prestasi Schumi di awal karirnya -red). Pada dua kesempatan itu tidak ada yang melihat kami sebagai ancaman. Dan pada dua kesempatan itu kami bisa meraih juara dengan pembalap muda. Michael dan Fernando bisa jadi saudara kembar," kenang Briatore kepada 'Bild' seperti dikutip F1-Live, Jumat (7/4/2006). Tetapi selain karena kemiripan nasib, Briatore pun melihat adanya kemiripan antara cara menyetir jagoannya sekarang dengan Schumi. Briatore pun yakin ada banyak pengamat yang salah menilai Kimi Raikkonen (McLaren) sebagai pembalap yang lebih baik daripada Alonso di tahun lalu. "Fernando memenangkan kejuaraan karena dia melakukan lebih sedikit kesalahan (dibandingkan Kimi), dia juga membalap lebih konsisten dan didukung oleh mobil yang lebih baik. Itu sudah cukup menjelaskan," tukas Briatore. Briatore menambahkan kalau Alonso punya attitude yang membuatnya pantas menjadi juara. Jika dibandingkan dengan Giancarlo Fisichella, rekan setim Alonso sekarang, pembalap 24 tahun ini adalah tipe pekerja keras. "Fisi punya bakat yang luar biasa. Kadang dia bisa sekencang Alonso tapi supaya menang segalanya harus berjalan dengan benar. Sementara Alonso, atau Schumacher, selalu berbuat benar apapun kondisinya," tandasnya. Foto: Schumi dan Alonso. Dua saudara kembar di mata Briatore (diolah) (mel/)











































