ADVERTISEMENT

Verstappen: Jangan Bahas Gelar Juara kalau Finis Saja Tak Bisa

Adhi Prasetya - Sport
Selasa, 12 Apr 2022 16:10 WIB
MELBOURNE, AUSTRALIA - APRIL 10: Max Verstappen of the Netherlands and Oracle Red Bull Racing walks from his car after retiring from the race during the F1 Grand Prix of Australia at Melbourne Grand Prix Circuit on April 10, 2022 in Melbourne, Australia. (Photo by Clive Mason/Getty Images)
Verstappen keluar dari mobilnya yang mengeluarkan asap dalam balapan GP Australia. Foto: Getty Images/Clive Mason
Melbourne -

Max Verstappen gagal finis dua kali dalam tiga balapan perdana Formula 1 musim ini. Pebalap Red Bull Racing itu kini enggan membahas peluang mempertahankan gelar.

Verstappen, juara F1 musim lalu, kembali mengalami nasib sial di GP Australia akhir pekan lalu. Dalam balapan di Sirkuit Albert Park itu, ia berada di posisi kedua di belakang Charles Leclerc ketika mobilnya bermasalah di lap 39.

Ia menepikan mobilnya di samping lintasan, lalu keluar meminta marshal memadamkan api yang keluar dari mobilnya. Ia pun harus menyelesaikan balapan lebih cepat.

Ini menjadi DNF yang kedua bagi pebalap asal Belanda itu, setelah bernasib sial di GP Bahrain. Saat balapan tersisa tiga lap, power unit-nya bermasalah dan harus masuk pit. Padahal ia juga tengah berada di posisi kedua di belakang Leclerc.

Meski berhasil memenangi GP Arab Saudi, namun catatan dua kali retired membuat Verstappen tertinggal jauh dari Leclerc yang kini memimpin di klasemen. Ia baru mengumpulkan 25 poin, tertinggal 46 angka dari pebalap Ferrari itu.

Seri balapan masih banyak, tapi Verstappen mulai enggan membahas peluang juara musim ini. Ia ingin Red Bull memperbaiki masalah di mobil lebih dulu, baru kemudian kembali berbicara soal persaingan gelar.

"Kami sudah tertinggal jauh di musim ini (dari Ferrari), jadi mulai sekarang kami perlu lebih cepat dari mereka, dan kenyataannya saat ini tidak, dan kami tak boleh punya masalah dengan mobil, yang mana kami memilikinya," ujar Verstappen, dikutip Reuters.

"Jadi mempertahankan gelar adalah tugas besar untuk dikerjakan."

"Balapan GP Australia sungguh buruk, tak punya kecepatan. Aku tak bisa menambah kecepatan karena bannya nanti hancur."

"Kami sudah tertinggal jauh di belakang, jadi saat ini aku tak mau berpikir soal persaingan gelar. Masalah-masalah semacam ini tak boleh terjadi jika ingin bertarung menjadi juara," jelas Verstappen.

Seri F1 berikutnya yakni GP Emilia Romagna pada 24 April mendatang. Balapan ini akan digelar di Sirkuit Imola, yang merupakan markas Ferrari.

(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT