Balapan yang 'Wow', Button Juara

GP Hongaria

Balapan yang 'Wow', Button Juara

- Sport
Minggu, 06 Agu 2006 21:32 WIB
Balapan yang Wow, Button Juara
Budapest - Balapan di trek yang basah di Hungaroring melahirkan banyak insiden dramatis dan hasil yang tak disangka-sangka. Jenson Button pun untuk pertama kalinya naik ke podium juara. Wow!Button, yang tujuh dari 12 seri sebelumnya di musim ini tidak memperolen poin, secara mengejutkan tampil prima bersama mobil Honda-nya pada perlombaan "berair" dalam GP Hongaria, Minggu (6/8/2006).Start dari urutan 14 karena mengganti mesin, ia lolos dari sergapan trek yang licin untuk kemudian melahap 70 lap dalam waktu satu jam 50 menit 20,941 detik. Inilah kali pertama dalam 113 percobaannya Button tampil sebagai juara. Catatan manis serupa ditorehkan Pedro de la Rosa (McLaren) yang finis sebagai runner up dan Nick Heidfeld (BMW) yang duduk di tempat ketiga.Ke mana dua kandidat juara, Fernando Alonso (Renault) dan Michael Schumacher (Ferrari), dan juga pemegang pole position Kimi Raikkonen? Mereka didatangi kesialan meskipun sempat mengantongi kesempatan emasnya masing-masing.Alonso dan Schumi, yang mampu melejit dari posisi start di luar 10 besar, out karena faktor ban. Ironisnya, mereka kehilangan peluang besar untuk memanaskan selisih poin mereka di daftar klasemen. Setelah Alonso out sebagai pimpinan lomba di lap 52, poin yang hampir didulang Schumi lenyap di tiga putaran terakhir.Sementara Raikkonen, sama seperti dua pekan lalu di Hockenheim, tak mampu menjaga pole-nya. Bahkan kali ini ia lebih buruk karena mobilnya hancur berantakan gara-gara bertabrakan dengan Vitantonio Liuzzi.Drama saat balapanHujan yang turun menjelang perlombaan membuat hampir semua tim menggunakan ban basah, kecuali Ferrari yang memilih intermediate. Christian Klien harus start dari pitlane, De la Rosa sempat slip sewaktu melakukan sesi warming up.Seperti diketahui, Raikkonen berada di garis terdepan, satu row dengan Felippe Massa. Schumi dan Alonso jauh di belakang, tepatnya di urutan 11 dan 15, sebagai imbas dari sanksi dua detik yang mereka terima dari sesi kualifikasi.Saat balapan dimulai, kabut air menyembur di depan tribun penonton utama. Kualitas pandangan para pembalap dipastikan berkurang. Schumi dan Alonso sangat hebat menghadapi kondisi demikian. Tak disangka-sangka, begitu masuk tikungan pertama mereka langsung menyodok di rombongan depan. Raikkonen mengamankan posisinya, disusul berturut-turut Barrichello, De la Rosa, Schumi, Giancarlo Fisichella, dan Alonso.Sakon Yamamoto (Super Aguri) adalah pembalap pertama yang slip karena trek licin dan out di lap kedua. Robert Kubica (BMW) juga melintir tapi masih bisa bertahan, sedangkan Mark Webber (Williams) masuk kandang di lap ketiga karena kerusakan mekanis.Di lap ketiga Alonso mampu melewati Fisichella dan mulai ngotot memburu Schumi. Tidak perlu lama, di lap berikutnya ia berhasil melakukannya dan Schumi tak bisa berbuat banyak untuk melawan rival utamanya itu.Sementara itu Button sudah memperlihatkan langkah besarnya. Di Lap ketujuh ia tahu-tahu sudah berada di urutan kelima, setelah juga mengalahkan Schumi, yang notabene masih dijuluki "di raja hujan".Schumi bahkan dipecundangi ketiga kalinya. Di lap 16 ia disalip Fisichella yang agresif mengejarnya. Mereka sempat dua kali bersinggungan. Di singgungan kedua sayap depan Schumi goyang karena ia membelok sedikit ke sebelah kiri, sepersekian detik setelah dilewati Fisichella. Alhasil, ia masuk pitstop untuk membenahi kerusakan tersebut. Rupanya Schumi tetap lebih beruntung ketimbang Fisichella. Di lap 17 Italiano itu meluncur deras tak terkendali di sebuah tikungan dan berhenti setelah menabrak tumpukan ban. Renault kehilangan satu pembalapnya. Selang kemudian, Kubica lagi-lagi slip dan menghajar pagar, hidung BMW-nya rontok. Si debutan asal Polandia ini masih juga survive.Dari paddock tim Renault Flavio Briatore mengingatkan Alonso agar berhati-hati karena Fisichella sudah out. Sampai lap 25 posisi Alonso cukup aman sebagai pimpinan lomba karena jaraknya dengan Raikkonen di posisi kedua sudah 37 detik.Keuntungan itu bahkan makin besar setelah Raikkonen mengalami insiden. Di sebuah tikungan di lap 27, ia seperti kehilangan konsentrasi untuk mengantisipasi Liuzzi yang melamban di bibir trek. Semestinya "Si Manusia Es" masih punya waktu dan ruang untuk mengambil Liuzzi dari sisi kanan. Tapi nyata tidak. Mobilnya nyelonong naik ke bodi belakang "banteng merah" Torro Rosso. Hancurlah MP4-21-nya, begitu pula Liuzzi.Insiden itu membuat Safety Car (SC) masuk dan berputar selama empat lap. Setelah balapan berlanjut, Ralf Schumacher sempat disundul Massa, sedangkan Schumi selip lagi. Di lap 40 Schumi memperbaiki konsentrasi membalapnya dan berhasil mengambil posisi enam David Coulthart, lalu naik ke urutan lima usai mendahului Heidfeld. Di depan, Button makin mantap. Ia kian dekat menempel Alonso, dari 9, 5, sampai kurang dari dua detik.Petaka Alonso terjadi di lap 52, atau satu lap setelah masuk pitstop guna menukar ke ban kering. Rupanya mobilnya belum siap. Ia tampak goyah di tikungan pertama keluar pitlane. Dalam kecepatan yang melambat, sepertinya dua baut ban "si biru" terlontar keluar. Alonso makin goyah, lalu melintir dan out.Terlemparnya Alonso jelas keuntungan besar buat Schumi untuk memangkas jarak 11 poinnya dengan pembalap Spanyol itu. Apalagi saat itu ia sudah berada di urutan kedua di belakang Button. Di 10 lap terakhir Schumi mendapat ancaman hebat dari De la Rosa. Tiga kali ia berhasil selamat dari kejaran pembalap pengganti Juan Pablo Montoya itu di trek lurus. Di lap 65 De la Rosa berhasil memaksa Schumi keluar trek, tapi terpotong lagi. Mereka bahkan sempat bersenggolan ban. Di trek lurus, sekali lagi De la Rosa tak mampu mengejar Ferrari. Namun McLaren keep walking. Di lap 66 De la Rosa berhasil mengambil Schumi di tikungan dan langsung melejit. Schumi tampaknya mulai kehabisan tenaga karena bannya makin aus lantaran belum melakoni pitstop ketiganya. Itu sebabnya ia juga dapat dilewati Heidfeld dan turun ke peringkat empat. Ferrari berturut-turut ditundukkan Mercedes dan BMW gara-gara Bridgestone yang sudah botak. Puncak antiklimaks buat Schumi terjadi di lap 67. Mobilnya nge-drop ditambah karena suspensinya rusak setelah bersenggolan dengan Heidfeld. Dengan terseok-seok ia dapat menyeret 248-F1 ke pitlane, tapi tak ada yang bisa dilakukan timnya. Schumi langsung masuk kandang, kesempatan menambah poin sirna hanya di tiga lap terakhir. Maka tak tertahankan Button tampil sebagai juara. Honda tampil sebagai pemenang karena Barrichello pun berhasil meraup lima angka. De la Rosa juga jadi pahlawan McLaren setelah keluarnya Raikkonen. Inilah kali pertama pembalap Spanyol berusia 36 tahun itu merasakan podium sejak melakoni debut F1 di tahun 1999.Coulthard, Ralf, dan Massa juga memperoleh poin dari balapan yang menarik ini, tapi yang paling impresif adalah Kubica karena ia langsung meraup dua poin dalam aksi pertamanya ini, sebagai pengganti Jacques Villeneuve.Hasil GP Hongaria:1 J. Button (GBR) Honda 1:52:20.941 2 P. De La Rosa (ESP) McLaren 30.8 3 N. Heidfeld (GER) BMW 40.8 4 R. Barrichello (BRA) Honda 45.2 5 D. Coulthard (GBR) Red Bull 6 R. Schumacher (GER) Toyota 7 R. Kubica (POL) BMW 8 F. Massa (BRA) Ferrari 9 M. Schumacher (GER) Ferrari out 10 T. Monteiro (POR) Midland 11 C. Albers (NED) Midland 12 S. Speed (USA) Toro Rosso 13 J. Trulli (ITA) Toyota 14 T. Sato (JPN) Super Aguri 15 F. Alonso (ESP) Renault out 16 K. Raikkonen (FIN) McLaren out 17 V. Liuzzi (ITA) Toro Rosso out 18 N. Rosberg (GER) Williams out 19 G. Fisichella (ITA) Renault out 20 C. Klien (AUT) Red Bull out 21 M. Webber (AUS) Williams out 22 S. Yamamoto (JPN) Super Aguri out (Lihat klasemen sementara) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads