Jangan Sebut Lagi Warna Kulit Hamilton
Minggu, 15 Apr 2007 18:23 WIB
Jakarta - Rekor Lewis Hamilton sebagai pembalap kulit hitam pertama yang berkarir di Formula 1 semestinya tidak ada karena kategori tersebut mencerminkan rasisme. Hal tersebut dikatakan bos F1 Bernie Ecclestone menyusul makin seringnya Hamilton masuk pemberitaan media massa, tapi masih banyak yang menyertainya dengan kondisi fisik pembalap McLaren itu."Saya harap orang-orang tidak membicarakan warna kulitnya karena dia tidak butuh pujian yang dihubung-hubungkan dengan itu," ujar Ecclestone dikutip F1live, Minggu (15/4/2007)."Dia itu sangat bagus, juga muda, tampan, dan ramah. Itu yang penting," sambungnya. "Dia itu menjual bisnis ini -- 100 persen."Hamilton adalah anak seorang imigran keturunan Granada di Kepulauan Karibia yang lahir di Inggris. Dengan karirnya yang langsung melejit, ia disebut-sebut sebagai Tiger Woods-nya dunia balapan Formula 1.Pemuda berusia 22 tahun itu cepat menjadi bintang karena selalu naik podium pada dua seri pertamanya di kancah F1. Di Australia ia menduduki peringkat ketiga, lalu menjadi runner up pada lomba di Sepang minggu lalu. (a2s/a2s)











































