Piala Asia Wanita Memanas, Para Pemain Tuntut Hadiah Setara

Piala Asia Wanita Memanas, Para Pemain Tuntut Hadiah Setara

Salamah Harahap - Sepakbola
Sabtu, 21 Feb 2026 16:30 WIB
Pesepak bola Timnas Putri Indonesia Isa Guusje Warps (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Putri Kirgistan Kenzhebubu Yrysbek Kyzy (kiri) saat pertandingan kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 Grup D di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tange
Ilustrasi (Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Jakarta -

Para pesepakbola wanita meminta AFC untuk menyamakan hadiah uang Piala Asia Wanita 2026. Ini dengan alasan kesenjangan besar dengan turnamen pria.

Dilansir dari VnExpress, Jumat (13/2/2026), Federasi Internasional Pemain Sepakbola Profesional (FIFPro) merilis laporan terkait surat yang dikirim ke AFC pada Desember 2025. Surat ini ditandatangani oleh pemain dari wilayah yang akan berkompetisi, termasuk Australia, China, India, Jepang, Filipina, Korea Selatan, dan Taiwan.

Para pemain mendesak AFC dengan empat proposal utama. Pertama, mereka menuntut aturan dan ketentuan Piala Asia Wanita sama dengan edisi pria. Kedua, mereka menyerukan kesetaraan hadiah uang. Ketiga, mereka meminta pembayaran yang terjamin, setidaknya 30% ditransfer langsung ke rekening pemain. Dan terakhir, mereka meminta program komprehensif yang mampu mendorong profesionalisme sepakbola wanita di Asia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di edisi 2026, AFC menawarkan total hadiah sebesar USD 1,8 juta atau setara Rp 30 miliar, nilai yang tidak berubah dari tahun 2022. Uang ini juga hanya dialokasikan untuk tim teratas.

ADVERTISEMENT

"Total hadiah Piala Asia Wanita AFC 2026 saat ini hanya mewakili 12% dari total hadiah untuk tim putra dan merupakan yang terendah di antara turnamen kontinental yang sebanding," ungkap FIFPro.

Jika dibandingkan dengan kompetisi lainnya, perbedaan ini menjadi begitu kontras. Kejuaraan Eropa Wanita 2025 menawarkan total hadiah hingga USD 7,2 juta, Piala Afrika Wanita 2024 sebesar USD 3,475 juta, Piala Emas Wanita CONCACAF 2024 senilai USD 3,7 juta, dan Copa Amerika Wanita 2025 menyediakan USD 2 juta.

AFC secara resmi belum menanggapi laporan tersebut. Namun para pemain terus menyuarakan tuntutan mereka.

"Kami mengabdikan segalanya untuk negara kami, tidak berbeda dengan para pemain pria. Uang hadiah yang setara dan kondisi yang setara bukan hanya hak, tetapi juga menunjukkan bahwa pemain wanita menerima rasa hormat yang setara," kata Ashalata Devi, pemain asal India.

Pemain lain, termasuk Alanna Kennedy dari Australia, Lee Hsiu-Chin dari Taiwan, hingga Yui Hasegawa, gelandang Manchester City dari Jepang turut menyuarakan kesetaraan.

Di samping itu, Presiden FIFA Gianni Infantino juga tengah memperjuangkan kesetaraan gaji yang kini menjadi isu kompleks di Piala Dunia.

"Wanita pantas mendapatkan jauh lebih banyak dari itu dan kami ada di sana untuk memperjuangkan mereka dan bersama mereka," ujar Infantino, seperti yang dikutip dari Daily Mail.

FIFA bertujuan menyamakan hadiah uang Piala Dunia edisi 2026 dan 2027, meskipun perluasan turnamen putra dari 32 menjadi 48 memicu tantangan keuangan baru.

(aff/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads