Renault Masih Optimistis

Jelang GP Monaco

Renault Masih Optimistis

- Sport
Selasa, 22 Mei 2007 01:27 WIB
Renault Masih Optimistis
Monaco - Juara bertahan Renault belum kunjung bersinar musim ini bahkan untuk sementara tertinggal 47 poin dari pimpinan klasemen konstruktor McLaren. Namun belum saatnya menyerah. Bukan hanya optimistis menghadapi GP Monaco, kesuksesan di musim depan bahkan sudah mulai dibidik.Renault boleh saja merajai lintasan F1 dalam dua musim belakangan. Namun seiring dengan kepindahan Fernando Alonso ke McLaren, sinar Renault pun memudar musim balapan tahun ini. Dari empat seri yang telah dilalui, kedua pembalapnya yakni Giancarlo Fisichella dan Heikki Kovalainen sama sekali belum pernah meraih podium. Alhasil tim yang bermarkas di Oxfordshire, Inggris itupun hanya menduduki posisi lima dengan 11 poin. Meski begitu Direktur Teknik Renault, Bob Bell, menolak menyerah kalah. Comeback pun tetap dibidik. "Bukan rahasia lagi kalau kami mencapai hasil bagus walau dengan anggaran seadanya. Itu sudah jadi kebanggaan kami. Namun kami tidak kekurangan apapun dalam usaha untuk bangkit (musim ini)," beber Bell dilansir Autosport, Selasa (22/5/2007).Dia juga menambahkan, "Perbaikan disana-sini masih dikerjakan dan kemajuannya cukup baik dan (bahkan) saat ini pekerjaan menuju 2008 juga sudah kami lakukan. Apa itu artinya kami sudah menyerah di 2007? Tentu tidak. Namun itu menunjukkan kalau kami tetap disiplin dan tidak mau keadaan saat ini mempengaruhi mobil kami tahun depan."Menghadapi GP Monaco pada akhir pekan ini, Bell pun meyakini penampilan kedua pembalapnya akan semakin membaik. Yang mendasari keyakinan tersebut adalah adanya peningkatan performa Fisichella dan Kovalainen selama GP Barcelona."Kami melihat ada peningkatan selama akhir pekan di Barcelona. Pengembangan di bidang suspensi dan aerodinamika jelas memberikan manfaat dan kedua pembalap merasa lebih percaya diri dengan kendaraan mereka," lanjut Bell.Walaupun dia mengaku para pembalapnya mengalami masalah dalam proses pengisian bahan bakar di Barcelona, Bell tetap percaya hal itu tidak akan menjadi kendala berarti di Monaco nanti. "Rasanya kami sudah bisa membangkitkan potensi mobil. Kami berharap tren itu berlanjut di Monaco," tandas dia. (krs/lom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads