Fatal, Kesalahan Pertama Hamilton

Fatal, Kesalahan Pertama Hamilton

- Sport
Minggu, 07 Okt 2007 15:41 WIB
Fatal, Kesalahan Pertama Hamilton
Shanghai - Apa yang pernah diyakini Lewis Hamilton terbukti di Cina. Kesalahan pasti akan ia lakukan, dan kesalahan pertamanya itu terjadi ketika ia berpeluang mengamankan gelar juara.Dalam balapan di sirkuit Shanghai, Minggu (7/10/2007), Hamilton memimpin sejak start hingga lap 30. Baru di lap 31, setelah beberapa kali slip dan melebar, ia disalip Kimi Raikkonen.Tak lama kemudian ia keluar trek untuk melakukan pitstop. Namun saat membelok masuk pitlane ia kembali melebar. Kali ini kesalahan itu berakibat fatal karena McLaren tunggangannya terjebak di gravel.Beberapa petugas sudah berusaha mendorongnya, tapi tak berhasil. Rookie Inggris ini pun keluar dari mobilnya, mengakhiri lomba, lalu menumpang motor menuju garasi timnya. "Waktu keluar mobil saya merasa marah karena ini adalah kesalahan pertama saya sepanjang tahun ini, dan melakukannya saat masuk pit. Ini bukan hal yang biasa saya lakukan," tuturnya kepada ITV. Dengan kegagalan finis ini Hamilton harus berjuang lagi di seri terakhir di Brasil dua pekan mendatang. Rekan setimnya Fernando Alonso dan jagoan Ferrari Kimi Raikkonen kini memiliki kans lagi untuk menghambat dirinya menjadi juara di musim debutnya ini."Anda tak mungkin melewati kehidupan tanpa kesalahan-kesalahan. Tapi saya telah melaluinya dan kami menatap Braisl. Tim akan bekerja keras untuk memastikan mobil kami cukup kencang di sana, dan kami masih punya unggul poin."Mengenai jalannya lomba, pembalap yang sejauh ini telah mengantongi empat kemenangan itu mengaku dibuat repot oleh kondisi trek yang basah-kering, sehingga mempengaruhi pemilihan ban."Ban makin lama makin buruk dan Anda hampir tak bisa melihat kanvas di bawahnya. Waktu saya masuk pits, rasanya seperti es. Saya tak bisa berbuat apa-apa lagi. Kaca spion-ku juga sangat kotor, saya tak bisa melihat ban-ban itu. Sepertinya mereka sudah habis."Foto: Lewis Hamilton masih bisa tersenyum dan melambai pada fans setelah gagal finis pada GP Cina. (AFP/Mark Ralston) (a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads