Jangan Merasa Sedih untuk Hamilton
Senin, 22 Okt 2007 04:04 WIB
Sao Paulo - Punya kesempatan paling menjadi juara dunia di musim pertamanya di ajang Formula 1, Lewis Hamilton gagal meraihnya karena tak menuai sukses di GP Brasil. Tapi jangan ada yang merasa sedih buat dia.Kendala pada girboks mobil McLaren-nya membuat Hamilton kehilangan waktu hingga 30 detik untuk bertarung memperebutkan gelar juara dengan Kimi Raikkonen dan Fernando Alonso. Ia hanya finis di tempat ketujuh dan hanya menjadi runner up di klasemen akhir. Raikkonen, yang memenangi balapan terakhir di Interlagos, Minggu (21/10/2007), tampil sebagai kampiun dengan keunggulan satu poin saja dari Hamilton (dan Alonso)."Tidak seorang pun dari kami yang merasa sakit. Perasaan kami tetaplah luar biasa. Kita punya salah satu musim yang paling fantastis dalam Formula 1," cetus Anthony Hamilton, ayah sekaligus manajer sang rookie."Jika ada yang mengatakan pada saya setahun yang lalu, bahwa kami akan memperjuangkan titel juara pada tahap ini, justru mereka bermimpi," sambungnya.Hamilton senior menggarisbawahi bahwa anaknya hanya kalah satu poin dari Raikkonen. Tekad masa depan pun dicanangkan: jika tidak tahun ini, maka musim depan Hamilton akan mencoba jadi juara dunia. Jika masih belum bisa, di musim berikutnya lagi ia akan kembali mencoba, demikian seterusnya.Pembalap berusia 22 tahun itu juga tidak mengeluarkan ekspresi dan reaksi sedih atau kecewa atas kegagalannya di Brasil. Hamilton tetap menebar senyuman. "Siapa yang menyangka saya akan jadi nomor dua pada tahun pertamaku di Formula 1," ujarnya kepada BBC. "Tak ada yang bisa kami lakukan, kami telah melakukan yang terbaik. Tim ini telah bekerja sangat fenomenal sepanjang musim," tandasnya. (a2s/krs)











































