Button Ultimatum Honda
Senin, 12 Nov 2007 12:28 WIB
London - Terus dikecewakan dengan performa mobil, Jenson Button melontarkan ultimatum hengkang kepada Honda jika tidak memperbaiki kualitas jet daratnya.Musim ini memang menjadi mimpi buruk bagi Honda. Dari 17 seri balap yang sudah digelar, tim Jepang ini hanya memperoleh enam poin saja.Fakta itulah yang membuat Button kecewa. Namun alasan utama kekecewaannya adalah Honda yang tidak mampu memberikan mobil yang memiliki performa bagus, kompetitif dan memiliki reliabilitas tinggi."Kondisi mobil benar-benar buruk dan saya tak tertarik untuk membalap seperti ini lagi," ujar Button kepada harian Mail on Sunday, Senin (12/11/2007)."Saya ingat setelah GP Hongaria tahun ini ingin memenangi sesuatu. Saya pernah memenangi balapan yang sama 12 bulan sebelumnya dan sekarang saya hanya duduk di sebuah mobil yang tak bisa dikendarai," lanjutnya.Alhasil ultimatum pun dilontarkan. Hengkang menjadi opsi utama jika tim tidak ada perbaikan pada performa mobil untuk musim depan."Saya tidak berharap bisa memenangi gelar dunia, tapi saya hanya ingin perbaikan performa mobil yang dramatis. Jika semuanya tidak berjalan semestinya, maka itulah (hengkang, red) yang akan saya lakukan," tegas Button.Bagi Button, koleksi enam angka menjadi raihan terburuk selama lima musim membela Honda, juga menjadi catatan buruk kedua sejak masuk balap F1 di tahun 2000. (ian/krs)











































