Sebelumnya, World Motor Sport Council (WSMC) memutuskan menunda penentuan apakah mobil McLaren MP4-23 masih mengandung "unsur Ferrari" atau tidak pada Februari tahun depan. Ini menyusul hukuman kepada McLaren yang berawal dari insiden Stepneygate.
Meski nasibnya digantung hingga hanya empat minggu sebelum permulaan musim baru, Hamilton tak khawatir. "Saya berharap konsentrasi dan determinasi tim tak terganggu. Dan saya yakin mereka tidak," ungkap pembalap McLaren asal Inggris itu kepada BBC dan dilansir Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton berjanji ia akan tampil habis-habisan untuk jadi juara dunia, gelar yang nyaris ia raih tahun lalu. "Mulai saat ini hingga GP pertama tahun depan, saya akan bekerja 100%. Sama juga dengan tim," tegas Hamilton.
Meski tahun lalu gagal, Hamilton tetap bersuka cita mengenangnya. "Formula 1 bagaikan sebuah rollercoaster yang menakjubkan, dan saya bahagia dan bangga bisa jadi bagian darinya. Tapi soal politik, itu sangat membuat saya frustasi," imbuhnya lagi.
Menatap musim depan, Hamilton berucap optimistis, "Saya tidak bilang bahwa saya akan menang (gelar juara dunia) tahun depan. Tapi saya punya kemampuan untuk itu dan saya percaya semua itu mungkin dengan berada di tempat dan waktu yang tepat, serta kerja keras plus dedikasi."Β (arp/a2s)











































