'Ferrari & McLaren Berjaya di Australia'

'Ferrari & McLaren Berjaya di Australia'

- Sport
Selasa, 19 Feb 2008 07:15 WIB
Ferrari & McLaren Berjaya di Australia
Zurich - GP Australia akan menjadi seri pembuka musim 2008. Setiap orang mungkin sudah punya jagonya sendiri-sendiri tapi suratkabar Swis Blick punya sedikit prediksi posisi masing-masing tim.

Hasil penelitian Blick mengenai prediksi sebelas tim yang akan mengikui balapan nanti sepertinya disusun atas dasar penampilan tim-tim tersebut dalam ujicoba musim dingin.

Dari hasil tersebut, dua posisi teratas dihuni oleh dua tim yang musim lalu juga bersaing ketat di dalam dan luar lintasan --akibat kasus mata-mata--, yakni Ferrari dan McLaren.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di belakang kedua tersebut, Blick meramalkan tim Williams bakal menjadi kekuatan ketiga, di depan Renault dan BMW-Sauber yang menguntit di belakang. Untuk prediksi ini, media Jerman Bild juga mengamini kalau BMW akan kehilangan statusnya sebagai kekuatan ketiga karena Renault dan Williams kabarnya mampu membuntuti catatan waktu McLaren dengan sekitar setengah detik per lap.

Sementara itu posisi selanjutnya diprediksi Blick bakal dikuasai dua tim Red Bull --Scuderia Toro Rosso dan Red Bull Racing-- yang melaju di depan dua raksasa Jepang, Toyota dan Honda.

Dua posisi paling belakang di GP Australia diyakini bakal ditempati oleh Force India diikuti oleh Super Aguri di posisi terakhir.

Berbekal kendaraan anyar F2008 dan status sebagai juara bertahan, Ferrari jelas paling diwaspadai. "Mereka ada di levelnya sendiri," puji pembalap Toyota Timo Glock, kepada Bild yang dikutip F1 Live.

Meski begitu, kubu Ferrari juga masih berhati-hati dengan kekuatan Renault yang kini kembali dibela juara dunia dua kali Fernando Alonso. Meski hasil ujicobanya tak terlalu menonjol --sehingga Blick hanya menempatkannya di posisi empat untuk GP Australia-- mereka tetap diwaspadai bak serigala berbulu domba yang bisa tiba-tiba ganas.

Setuju atau punya prediksi sendiri?

(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads