Kelanjutan masa depan Super Aguri sempat jadi spekulasi menyusul keputusan mereka absen di sebagian besar sesi ujicoba musim dingin. Masalah keuangan menjadi ancaman utama tim pimpinan Super Aguri itu untuk ikut bisa menjalani musim ketiganya.
Tapi tak sampai sepekan sebelum digelarnya seri pembuka di GP Australia, Super Aguri memastikan kalau masa depannya di balapan jet darat masih akan panjang. Itu terjadi setelah mereka mencapai kesepakatan dengan Magma Grup, sebuah perusahaan konsultan industri otomotif yang bermarkas di Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak dibeberkan dengan pasti jenis kerjasama yang dijalani kedua pihak, meski Suzuki telah memastikan kalau "Magma tidak akan menjadi sponsor". Kabar yang beredar menyebut kalau Magma akan resmi mengakuisisi Super Aguri dalam beberapa pekan mendatang.
Dalam kesempatan tersebut Super Aguri juga mengkorfirmasi kalau Magma Grup sudah mencapai kesepakatan dengan Honda terkait kerjasama teknis antara keduanya dan juga sebagai pemasok mesin.
Dari sisi pembalap, Super Aguri secara resmi juga mengumumkan line up-nya untuk musim ini. Tak berubah dibanding musim lalu dengan Takuma Sato dan Athony Davidson masih mengisi kokpit Super Aguri SA08.
"Meski terhitung terlambat, dengan gembira saya mengumumkan rekan baru dan juga pembalap kami. Saya berharap bisa meraih sukses dan menjalin kerjasama yang panjang dengan Magma Group," pungkas Suzuki. (din/ian)











































