Aturan Baru Bikin F1 Makin Seru?

Jelang F1 2008

Aturan Baru Bikin F1 Makin Seru?

- Sport
Rabu, 12 Mar 2008 07:26 WIB
Aturan Baru Bikin F1 Makin Seru?
Jakarta - Musim baru selalu berarti regulasi baru di F1. Dibanding beberapa musim sebelumnya perubahan peraturan musim ini terhitung minim, tapi justru memberi pengaruh besar buat pembalap dan tim.

Diharamkannya kontrol traksi jadi salah satu berita besar sepanjang pra musim ini. Regulasi pelarangan perangkat yang membantu pembalap untuk menguasai mobilnya dengan lebih baik ini ditanggapi beragam oleh banyak pihak.

Di satu sisi penghilangan kontrol traksi membuat balapan makin seru karena ketangguhan setiap driver akan lebih teruji, namun kecelakaan juga mungkin makin sering terjadi mengingat mereka makin sulit menguasai jet daratnya masing-masing. Adalah para rookie yang justru lebih diuntungkan karena sebelumnya mereka membalap tanpa bantuan alat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Musim 2008 juga akan menjadi debut buat ECU (Electronic Control Unit). Alat elektronik berfungsi mengontrol berbagai aspek dalam proses kerja mesin, pemakaian unit ini akan membantu FIA menemukan tim yang melanggar regulasi mereka.

Dengan ECU, informasi soal mesin, gearbox dan piranti lainnya dapat diketahui secara mendetil. Namun karena alat ini dibuat oleh anak perusahaan McLaren, McLaren Electronic Systems, sempat muncul suara sumbang yang mengkhawatirkan Silver Arrows akan lebih diuntungkan.

Aturan baru lain yang cukup signifikan adalah soal pergantian mesin di mana mulai tahun 2008 setiap tim harus menggunakan mesinnya untuk dua balapan. Jika di kesempatan pertama mesin mereka mengalami kerusakan dan harus diganti, sanksi mundur 10 grid -- seperti yang terjadi musim lalu -- tidak akan dijatuhkan.

Tapi tentu saja pergantian mesin tersebut harus dilakukan karena ada masalah tekhnis, bukan karena perubahan strategi demi mendapat keuntungan. Sementara gearbox wajib dipakai minimal untuk empat balapan, pergantian gearbox di luar jadwal berakibat penalti lima grid -- kecuali pembalap yang bersangkutan tak finish pada seri sebelumnya.

Dua regulasi di atas disebut-sebut akan lebih menguntungkan tim-tim kecil. Tim besar (kaya) yang sebelumnya sangat leluasa mengganti piranti mobilnya kini dipaksa bertahan dengan mesin yang sama untuk dua balapan dan gearbox yang juga sama untuk empat seri

Aturan baru soal mobil cadangan dan sesi kualifikasi dipastikan akan membuat tim-tim besar tak lagi terlalu dominan.

Dalam Artikel 28.1 disebutkan kalau tim "tidak boleh memiliki lebih dari dua mobil untuk satu seri", ini berarti dihilangkannya mobil cadangan. Meski bukan hal yang diharamkan, namun karena keterbatasan dana, musim lalu tak semua tim memiliki mobil ketiga untuk setiap seri.

Dari sesi kualifikasi juga muncul perubahan yang akan memberi pengaruh cukup besar. Kalau musim lalu kualifikasi dibagi tiga sesi dengan masing-masing berdurasi 15 menit, mulai musim ini komposisinya berubah menjadi 20-15-10 menit. Pemangkasan Q3 dilakukan untuk menghindari strategi burning fuel yang umum dilakukan pembalap.

Selain itu setiap tim juga tak diperkenankan menambah atau mengurangi bahan bakar di dalam mobil saat kualifikasi hingga balapan dimulai.

Beberapa perubahan regulasi tersebut dibuat dengan harapan jarak antara tim besar dengan tim kecil tidak semakin jauh. Ini tentunya dilakukan untuk menghadirkan kompetisi yang lebih seru.

Sejauh apa harapan itu akan terwujud akan kita buktikan sendiri saat jet darat mulai melesat di Albert Park akhir pekan ini. (din/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads