Ferrari, oh Ferrari

Ferrari, oh Ferrari

- Sport
Minggu, 16 Mar 2008 15:12 WIB
Ferrari, oh Ferrari
Melbourne - Menjadi tim paling diunggulkan memasuki kompetisi Formula 1 tahun 2008, Ferrari justru babak belur di GP Australia. Ini adalah perpaduan human error dan gangguan mesin.

Persoalan bagi Ferrari di seri pembuka sepanjang akhir pekan ini sebetulnya sudah dimulai saat sesi kualifikasi pada Sabtu (15/3/2008).

Saat itu, pembalap utama Ferrari, Kimi Raikkonen, hanya berhasil menempati posisi start ke-15. Posisi buruk yang diraih Raikkonen itu disebabkan oleh mogoknya Ferrari bernomor 1 tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Persoalan reliabilitas itu langsung berusaha direspons oleh Ferrari. Namun waktu satu hari sepertinya tidak mencukupi untuk memperbaiki masalah yang menimpa F2008 mereka.

Bukti tersaji dalam balapan, Minggu (16/3). Mobil Ferrari nomor 2 milik Felipe Massa tidak bisa melanjutkan lomba karena mengalami masalah dengan mesin pada lap ke-30.

Raikkonen sebenarnya sempat memberi secercah harapan bagi The Prancing Horse. Start dari posisi 15, pembalap Finlandia itu mampu merangsek ke tiga besar berkat strategi satu pitstopnya.

Namun kesembronoan Raikkonen dalam upayanya menyalip Heikki Kovalainen justru berbuah celaka. Ia melintir dan posisinya terjun ke peringkat 11.

Kutukan Ferrari menjadi komplet saat Raikkonen harus meninggalkan arena di lap 53. Mirip dengan yang menimpa Massa, problem di mobil F2008 lah yang membuat juara dunia 2007 itu harus 'pensiun'.

Raikkonen sendiri mengaku tak mengerti apa masalah yang menimpa kedua mobil Ferrari itu. "Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan mesin kami karena kami masih harus memeriksanya," ujar Raikkonen kepada ITV dan dikutip Autosport.

"Mobil sebenarnya bagus karena kami bisa melaju dengan kecepatan kami sendiri. Saya pikir kami punya mobil yang bagus tapi bukan balapan yang bagus di sini," lanjutnya.

"Pastinya ini bukan cara terbaik untuk memulai. Tapi kami masih punya banyak balapan dan setiap poin yang bisa kami raih adalah bonus," tutup Raikkonen mencoba optimistis.

(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads