Setelah terkena penalti akibat dianggap menghalangi Nick Heidfeld dan Fernando Alonso, Hamilton sebenarnya tampil cukup baik di awal balapan untuk menjaga persaingan dengan duet Ferrari. Start dari posisi sembilan, dia sudah merangsek ke posisi lima saat memasuki lap dua.
Namun perjuangan pembalap Inggris itu hilang begitu saja saat memasuki pit di lap 19. Kru McLaren sempat terlihat kesulitan dengan wheelgun saat mengganti ban depan bagian kanan mobil Hamilton, situasi yang membuatnya tertahan selama 19,9 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akhir balapan runner up musim lalu itu masih punya kesempatan untuk memperbaiki posisinya. Namun meski mampu memangkas jarak dan memberi tekanan kuat pada Jarno Trulli, Hamilton akhirnya harus puas dengan tambahan lima poin usai duduk di posisi lima.
Tapi penderitaan Hamilton tak berhenti di situ. Selain gagal naik podium, dia juga menjalani sebagian balapan tanpa minum karena adanya kerusakan pada sistem tersebut yang mengatur hal tersebut. Ini jelas menyulitkan mengingat Sepang adalah sirkuit dengan suhu cukup tinggi.
"Yang terasa hebat adalah saat saya tak mendapat minum saya masih dapat menyetir dan menyelesaikan balapan. Saya meraa baik, lebih baik dari tahun lalu," pungkas Hamilton.
Duduk di posisi lima tak membuat Hamilton tergusur dari posisinya di puncak klasemen dengan poin 14. Dia masih unggul tiga angka atas Kimi Raikkonen dan Nick Heidfeld di posisi dua dan tiga yang sama-sama mengumpulkan 11 angka. (din/din)











































