Musim lalu BMW memang terbantu pencoretan McLaren yang membuat mereka bisa duduk di posisi dua klasemen konstruktor. Tapi tahun ini mereka membuktikan kalau tanpa ada kasus pun tim pimpinan Mario Theissen itu memang sudah berhak berada di papan atas.
Menempatkan dua pembalapnya secara bergantian di posisi dua pada dua seri perdana musim ini jelas bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh. Untuk kemudian bisa menjadi juara sepertinya juga tinggal menunggu waktu mengingat pole pertama baru saja diraih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan total 14 angka yang sudah dikumpulkan, Hamilton cuma unggul tiga poin atas Heidfeld. Sementara dengan Robert Kubica dia terpaut enam angka. Pun demikian di klasemen konstruktor dengan lima poin yang menjadi pemisah McLaren dengan BMW.
Kondisi ini disebut Hamilton akan makin mempersengit persaingan di atas lintasan. Apalagi seperti diakuinya, McLaren selama ini lebih fokus pada Ferrari yang membuat data soal kecepatan F1.08 tak sebanyak informasi F2008.
"Saya tidak akan mengatakan kalau (balapan) itu akan makin sulit, tapi jelas kami harus mulai memperhitungkan kecepatan BMW - yang tak banyak kami miliki tahun lalu karena kami fokus pada Ferrari," lanjut Hamilton.
Hal senada diungkapkan rekan Hamilton, Heikki Kovalainen. Soal lompatan besar yang dilakukan BMW musim ini, pembalap Finlandia itu malah mengaku tak terkejut lagi.
"Mereka sudah menunjukkan kekuatannya sejak (ujicoba) musim dingin dan mereka yang mengamati catatan waktu dan memperhatikan dengan seksama akan tahu hal itu. Ini bukan kejutan lagi. Saya pikir mereka akan terus menjadi penantang dan kami harus tetap kompak untuk menghasilkan paket mobil yang lebih baik," pungkas Kovalainen. (din/a2s)











































