"Saya pikir kami hanya terlalu dekat, dan pastinya ia (Hamilton) tidak menyadari betapa dekatnya jarak mobil kami," ungkap Alonso seperti dikutip Autosport.
"Saya yakin di lap-lap awal, jika kita berada di posisi delapan atau sembilan, pasti anda berusaha untuk mengamankan posisi terlalu cepat," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak suara pun muncul karena insiden tersebut, salah satunya menyebutkan bahwa insiden tersebut disengaja. Alonso dinilai melakukan brake-test untuk menghambat laju Hamilton.
"Pat Symonds (direktur eksekutif engineering Renault, red) mengatakan rumor itu dan ia menunjukkan semua data yang ada untuk ditunjukkan ke semua orang. Anggapan itu benar-benar omong kosong, tapi saya bisa apa?" tandas Alonso.
(ian/arp)











































