Sebagai anak dari seorang juara dunia F1--Nelson Piquet--banyak yang mengharapkan Nelsinho bersinar di musim perdananya sebagai driver Renault. Namun, kenyataan di trek tidak demikian. Setelah melalui tiga seri belm ada secuil poin pun yang didapat oleh pemuda berusia 22 tahun itu.
Meski merasa frustrasi melihat penampilannya, Nelsinho tidak kecewa. Ia beralasan performa yang sama juga tengah ditunjukkan oleh rekan setimnya, Fernando Alonso, kendati juara dunia dua kali itu sudah mengoleksi enam poin dalam tiga seri terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Anda melihat dia sangat kesulitan dalam Q3 di Bahrain dan kesulitan mempertahankan posisi di balapan maka posisi saya bisa dimengerti. Hal tersebut tidak memuaskan saya, tetapi sedikit mengangkat beban di pundak saya," lanjutnya.
Menurut pembalap asal Brasil tersebut, masalah ada pada mobil baru Renault, R28. Ia pun mengaku tak khawatir karena saat ini bos Renault, Flavio Briatore, mendukung dirinya dari belakang.
"Problemnya berada di mesin, sasis, dan keaerodinamisan. Kami telah berbicara dengan santai dan ia (Briatore) mengatakan jika saya harus tetap tenang dan segalanya akan menjadi lebih baik," tukasnya. (roz/krs)











































