Soal Magny-Cous tak lagi menjadi tuan rumah balapan F1 sesungguhnya sudah berhembus sejak musim lalu menyusul menurunnya jumlah penonton akibat sulitnya akses menuju lokasi dan minimnya akomodasi. Maka saat sirkuit dengan panjang lintasan 4,411 km itu masuk kalender balapan jet darat tahun 2008, banyak pihak dibuat terkejut.
Namun kini muncul kepastian kalau Magny-Cous benar-benar tak akan lagi menjadi salah satu tuan rumah lagi setelah Bernie Ecclestone memberikan konfirmasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prancis tak lagi menggelar F1? Tidak juga demikian karena Bernie kini menjajaki kemungkinan menghelat F1 di Ibukota Prancis, Paris. Jika memungkinkan dia malah berniat menggelar balapan jalanan seperti di Monaco dan Singapura.
"Saya akan sangat menyukainya jika GP Prancis digelar di jalanan Kota Paris. Perdana Menteri Prancis, Francois Fillon, mengatakan pada saya kalau kami bisa memiliki balapan di (Kota) Paris atau di luarnya, tapi itu tak akan terjadi di tahun 2009, dibanding tahun 2010."
"Apapun yang terjadi, 2008 adalah kali terakhir kami menggelar balapan seperti ini (di Magny-Cours)," pungkas Supremo F1 itu.
Magny-Cous yang terletak 250 km dari Paris sudah menjadi tuan rumah F1 sejak tahun 1991, tahun ini mereka menggelar balapan pada 22 Juni. Belum ditemukannya tempat baru untuk dijadikan sirkuit membuat Prancis diyakini tak akan muncul di kalender F1 tahun depan. (din/key)










































