Jakarta - Di tengah padatnya permukiman Pluit, anak-anak menyalurkan mimpi lewat salto dan akrobatik bersama komunitas Indosalto gratis.
Foto Sport
Akrobatik di Tengah Permukiman Padat
Meski latihan kerap menguras tenaga dan risiko cedera tak terelakkan, Yoga memastikan keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas. Ia memiliki sertifikat penanganan pertama untuk cedera ringan, sehingga latihan tetap berjalan aman dan terkontrol. Anak-anak pun tetap fokus dan serius mengikuti setiap arahan pelatih.
Keberadaan Indosalto menjadi harapan baru bagi anak-anak di lingkungan tersebut. Melalui latihan akrobatik, mereka tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membuka jalan menuju mimpi yang lebih besar, mulai dari atlet profesional hingga cita-cita menjadi aktor dan profesi lainnya.
Dengan peralatan sederhana seperti matras bayi, Yoga berhasil menuntun anak-anak untuk berani unjuk kemampuan. Salah satunya adalah Karlina atau yang akrab disapa Acil.
Dari gang kecil, Indosalto membuktikan bahwa mimpi besar bisa tumbuh dengan dukungan, ketekunan, dan ruang yang tepat.
Tidak hanya menjadi tempat mengajar, Indosalto juga tumbuh menjadi keluarga bagi para anggotanya. Anak-anak terlihat antusias dan penuh semangat saat mengikuti latihan rutin yang digelar dua kali sehari, yakni sesi teknik pada sore hari dan latihan fisik pada malam hari. βLatihan di sini gratis. Kami ingin anak-anak punya kegiatan positif dan berani bermimpi,β ujar Yoga Adrian, pelatih sekaligus penggagas komunitas Indosalto.











































