Insiden tersebut terjadi Jumat (6/3/2009) pekan lalu, saat Stewart pulang dari sebuah pesta yang diadakan klubnya, Manly Sea Eagles. Dalam keadaan terpengaruh alkohol, Stewart kemudian melakukan kekerasan seksual terhadap seorang wanita berusia 17 tahun.
Polisi kemudian menangkap Stewart pada Selasa (10/3) tengah malam waktu setempat. Pihak pengacara Stewart menyangkal tuduhan ini. Ada pun sidang kasus ini berlangsung 7 April mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan berbagai pertimbangan, kami menemukan ada penyalahgunaan alkohol dalam acara yang digelar oleh klub, yang telah membuat liga NRL berada dalam sorotan," tukas Chief Executive NRL David Gallop seperti diberitakan AFP.
"Pemain dan klub yang bersangkutan harus tahu bahwa NRL tidak bisa menerima itu," lanjut Gallop
Pihak Sea Eagles menerima keputusan itu. "Usai berkonsultasi dengan manajemen Brett (Stewart) dan juga staff legal klub, kami memutuskan untuk menerima keputusan NRL," ujar chairman Scott Penn dikutip dari FoxSports.
Penn menambahkan, bahwa pasca insiden ini pihak Manly telah meratifikasi aturan yang melarang konsumsi alkohol bagi pemain Manly untuk setiap acara-acara yang mereka hadiri, mencakup acara-acara resmi dari NRL, yang diadakan Sea Eagles, atau acara dengan sponsor.
(arp/key)











































