Ivana menyelesaikan Kejuaraan Dunia Wushu di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta dengan perolehan satu medali perak dari nomor nandao. Dia kalah dari sesama pewushu Indonesia, Juwita Niza Wasni.
Rupanya Kejuaraan Dunia kali ini bakal jadi kejuaraan dunia terakhir pewushu asal Jogjakarta tersebut. Ivana berniat pensiun setelah PON 2016 di Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Kejuaraan Dunia) berikutnya sepertinya tidak ikut lagi. Tapi saya masih akan melihat hasil PON 2016. Kalau misalnya saya kira-kira masih mampu untuk latihan lagi, ya, saya mau," kata Ivana.
"Sebenarnya keputusan ini sudah saya pikir sejak lama. Dari dulu saya memang tidak ingin menikah lama-lama karena pacarannya pun sudah lama. Ini masuk tahun kelima. Takutnya kalau lama-lama malah tidak baik. Jadi ya pilih berhenti saja.
"Saya juga merasa sudah cukup di wushu, sudah dapat banyak hal di wushu, banyak pengalaman, saya juga belajar banyak dari wushu, satu tim, bagaimana saya latihan di luar negeri, dan lainnya. Buat pengalaman hidup, buat saya, saya rasa sudah cukuplah.
"Makanya setelah PON 2016 nanti, saya berencana pensiun, sekalian beresin kuliah yang sudah masuk semester delapan, setelah itu bersiap untuk menikah," ungkap dara berusia 22 tahun ini.
Yoga juga tak keberatan jika Ivana pensiun dalam waktu dekat. Yoga mendukung apapun yang menjadi keputusan dari kekasihnya tersebut.
"Saya sih tergantung dia (Ivana) saja. Mungkin karena kami sama-sama satu profesi, jadi saya sedikit mengerti terkait keputusan dia. Kapan kira-kira kita merasa lelah, apalagi dia yang sudah menjalani wushu bertahun-tahun," katanya.
"Intinya tentang keputusan yang diambil, semua tergantung dia. Dan tetap mendukung apapun yang dipilih," ucap Yoga.
(mcy/fem)











































