detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 11 Des 2018 17:14 WIB

Tak Percaya Manusia Pernah Mendarat di Bulan, Stephen Curry Diundang NASA

Putra Rusdi Kurniawan - detikSport
Stephen Curry tak percaya manusia pernah mendarat di bulan (Lachlan Cunningham/Getty Images) Stephen Curry tak percaya manusia pernah mendarat di bulan (Lachlan Cunningham/Getty Images)
Golden State - Stephen Curry tak percaya manusia telah mendarat di bulan. NASA kemudian mengundangnya datang ke markas dan laboratorium mereka.

Di balik kegemilangannya bersama Golden State Warriors, Stephen Curry ternyata penikmat teori konspirasi. Pemain yang terkenal handal dalam melepas tembakan tiga angka membuat pernyataan kontroversial dengan mengatakan tak percaya ada manusia yang telah mendarat di bulan.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh pemain berusia 30 tahun ini ketika ia menjadi bintang tamu dalam sebuah podcast bernama
"Winging it". Podcast ini dipandu oleh pemain Atlanta Hawks Vince Carter serta Annie Finberg, yang adalah Digital Content Coordinator di klub Carter bermain.

Dalam suatu perbincangan dalam podcast tersebut tiba-tiba Curry melempar pertanyaan kepada Carter, Finberg dan rekan satu timnya Andre Igoudala yang juga bintang tamu dalam acara tersebut.



"Apakah kita pernah mendarat di bulan?" ujar Curry bertanya.

Semua orang dalam podcast tersebut sepakat menjawab tidak.

"Mereka akan mendatangi kita. Saya juga tidak percaya," ujar Curry menimpali

Finberg kemudian berusaha meminta penjelasan dari Curry dari penyataannya di atas. Pria asal Amerika Serikat ini kemudian menjelaskan bahwa ia tak percaya bahwa Amerika Serikat telah mendaratkan manusia di bulan.

Curry juga menceritakan beberapa teori konspirasi untuk memperkuat argumennya tersebut. Salah satunya adalah teori yang dikembangkan Sutradara Hollywood, Stanley Kubrick.

Pernyataan kontroversial Curry ini membuat Badan Antariksa Amerika (NASA) memberikan tanggapan. NASA yang sukses mendaratkan manusia di bulan pada 1969 hingga 1976 mengundang Curry ke laboratorium mereka di Houston untuk membuktikan pendaratan manusia di bulan benar-benar terjadi.

"Kami akan senang jika Curry untuk ikut tur laboratorium bulan di Johnson Space Center di Houston, mungkin saat Warriors berada di kota ini untuk melawan Houston Rockets," kata Allard Beutel, juru bicara NASA, seperti dilansir dari New York Times.

"Kami memiliki ratusan pon batu bulan yang disimpan di sana, dan kontrol misi Apollo. Selama kunjungannya, dia dapat melihat secara langsung apa yang kami lakukan 50 tahun yang lalu, serta apa yang kami lakukan sekarang untuk kembali ke bulan di tahun-tahun mendatang, tetapi kali tujuanya adalah untuk tinggal di sana," tuturnya.

Yang menarik, pernyataan Curry ini terlontar hanya sepekan setelah NASA sukses melakukan pendaratan tanpa awak ke planet Mars. (din/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com