Di Balik Lamaran Armstrong-Crow
Rabu, 09 Nov 2005 14:01 WIB
Jakarta - Diperlukan ekstra energi untuk mendapatkan Sheryl Crow. Itulah yang dialami bintang balap sepeda Lance Armstrong saat melamar penyanyi rock seksi itu. "Capek," ujar Armstong. Entah harus berkomentar bagaimana mendengar Crow menceritakan kisah uniknya ketika dilamar Armstrong. Bagaimana tidak, acara lamaran yang harusnya romantis menjadi event olahraga mendayung yang menguras keringat. Crow mengungkapkan kalau acara lamarannya berubah jadi acara dayung perahu. Dituturkan Crow, bermula dari liburan bersama di Idaho dengan menghabiskan waktu berjalan-jalan di alam, Armstrong memutuskan melakukan lamaran di atas perahu.Berada di tengah danau dengan didukung suasana romantis, pertanyaan 'besar' itupun diajukan Armstrong. Beruntung Crow menjawab ya dan bersedia menjadi istri juara tujuh kali Tour de France itu.Sayangnya, kebahagian itu tak diimbangi dengan kondisi perahu kecil yang ditumpangi pasangan yang dimabuk asmara itu. Di tengah danau yang luas tersebut perahu yang dinaiki Armstrong dan Crow ternyata kehabisan bensin!Bisa ditebak, mau tidak mau, layaknya seorang gentleman, Armstrong harus bertindak. Tanpa mesin, Armstrong pun terpaksa mendayung menuju ke tepian. "Usai bersepeda gunung di Sun Valley, Idaho, kami berencana melanjutkan liburan ke sebuah kota kecil yang bernama Stanley. Di sana ada danau dengan pemandang yang menakjubkan.""Dan pria ini bersedia meminjamkan perahu kecinya kepada kami. Lance tahu di momen itu ia akan melontarkan pertanyaan, tetapi ia tak mengira kalau harus mengalaminya dengan cara seperti itu," cerita Crow geli. Letih mendayung, namun Armstrong mendapat hasil menggembirakan bukan?Foto: Pasangan bahagia yang berencana menikah tahun depan (poenews) (erk/)











































